PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berkomitmen meningkatkan daya saing daerah dengan berfokus pada penguatan Pilar Institusi, dalam kerangka Indeks Daya Saing Daerah (IDSD).

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyatakan bahwa institusi yang kuat merupakan fondasi utama bagi stabilitas ekonomi dan sosial.

Menurutnya, tanpa tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, berbagai inovasi pembangunan lainnya akan sulit mencapai hasil yang maksimal.

Dia menjelaskan bahwa pilar institusi mencakup beberapa aspek krusial, mulai dari keamanan, transparansi kebijakan publik, hingga efisiensi birokrasi.

Ia menekankan bahwa perbaikan sistem birokrasi dilakukan untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan para pelaku usaha. Hal ini penting agar kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah tetap terjaga dan iklim investasi semakin kondusif.

"Salah satu indikator keberhasilan dalam pilar ini adalah digitalisasi layanan publik yang terintegrasi," katanya, Selasa, 14 April 2026.

Dengan sistem yang transparan, potensi praktik pungutan liar dan hambatan administratif dapat diminimalisir secara signifikan.

Ia berharap seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat bersinergi dalam mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang lebih mutakhir.

Dia menyoroti pentingnya etos kerja aparatur sipil negara (ASN) sebagai motor penggerak institusi. Ia meminta setiap pegawai untuk mengedepankan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, integritas individu akan membentuk karakter institusi yang kuat, yang pada akhirnya akan mendongkrak skor IDSD Kota Palangka Raya di tingkat nasional. (HENDRI/H)