PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya memberikan perhatian serius terhadap penguatan Pilar kedua dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), yaitu sektor Infrastruktur.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai merupakan urat nadi bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurutnya, infrastruktur tidak hanya sebatas pembangunan fisik jalan, tetapi juga mencakup penyediaan fasilitas dasar yang mendukung mobilitas dan produktivitas seluruh lapisan masyarakat.

"Fokus utama pembangunan saat ini adalah peningkatan kualitas jalan lingkungan dan drainase untuk meminimalisir potensi genangan saat musim hujan," katanya, Selasa, 14 April 2026.

Ia menilai, konektivitas yang baik antarwilayah di Kota Palangka Raya akan mempercepat distribusi barang dan jasa, yang pada akhirnya menekan biaya logistik bagi para pelaku usaha.

Upaya ini dilakukan secara bertahap dan terencana guna memastikan seluruh wilayah, termasuk kawasan pinggiran, dapat terjangkau dengan baik.

Selain akses transportasi, Zaini juga menyoroti pentingnya infrastruktur utilitas seperti penyediaan air bersih dan cakupan jaringan listrik yang merata.

Pemerintah kota terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar ini tidak terhambat.

"Infrastruktur yang tangguh adalah modal utama untuk menarik minat investor luar agar mau menanamkan modalnya di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah ini," ujarnya.

Di era digital, Zaini juga memasukkan infrastruktur telekomunikasi sebagai prioritas dalam Pilar 2 IDSD. Ia mendorong perluasan jangkauan internet hingga ke tingkat kelurahan demi mendukung program Smart City yang sedang digalakkan.

Infrastruktur digital yang mumpuni dianggap vital untuk mendukung sektor pendidikan dan ekonomi kreatif, sehingga kesenjangan informasi antarwilayah di Kota Palangka Raya dapat terus dikurangi.

Wakil Wali Kota juga mengingatkan jajaran dinas teknis agar aspek pemeliharaan infrastruktur tidak terabaikan.

Ia meminta agar aset-aset publik yang telah dibangun dengan anggaran besar selalu dijaga kualitasnya agar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. (HENDRI/H)