PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mematangkan strategi penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

"Langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan ekosistem pembangunan kolaboratif yang tidak hanya bertumpu pada dana pemerintah," katanya, Sabtu, 18 April 2026.

Fairid menjelaskan bahwa revitalisasi BUMD menjadi prioritas utama untuk memastikan perusahaan daerah mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.

Pihaknya terus mendorong manajemen BUMD agar lebih inovatif dan profesional dalam mengelola unit usaha, sehingga mampu bersaing di pasar serta memberikan layanan publik yang optimal.

Selain BUMD, penguatan kemitraan melalui program CSR  juga menjadi fokus perhatian.

Wali Kota ingin memastikan kontribusi dari sektor swasta dapat disinergikan dengan program prioritas pemerintah kota, seperti pembangunan infrastruktur lingkungan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

"Untuk mewujudkan ini, keterbukaan informasi menjadi kunci. Kami memanfaatkan sistem digital untuk memetakan kebutuhan daerah yang bisa didukung oleh dana CSR," ujarnya.

Hal ini dilakukan agar penyaluran bantuan dari badan usaha tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat di Kota Cantik. (HENDRI/y)
2``