PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan secara menyeluruh.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa akses pendidikan yang merata dan berkualitas merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan kota.

"Kebijakan ini mencakup peningkatan kompetensi tenaga pendidik hingga pembenahan infrastruktur sekolah di berbagai tingkatan," katanya, Senin, 20 April 2026.

Langkah konkret yang diambil pemerintah kota melibatkan penyaluran bantuan sarana prasarana bagi sekolah-sekolah, terutama yang berada di wilayah pinggiran.

Fairid menekankan bahwa tidak boleh ada ketimpangan fasilitas antara sekolah di pusat kota dan di kelurahan yang lebih jauh.

Dengan fasilitas yang memadai, diharapkan siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan fokus dalam menyerap ilmu pengetahuan.

Selain aspek fisik, Pemerintah Kota juga memberikan perhatian besar pada kesejahteraan dan profesionalisme guru.

Berbagai pelatihan dan workshop pengembangan kurikulum rutin digelar untuk memastikan para pendidik mampu beradaptasi dengan dinamika kurikulum nasional yang terus berkembang.

"Guru sebagai ujung tombak yang menentukan keberhasilan transformasi pendidikan di lapangan," ujarnya.

Dia juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam metode pembelajaran di era digital. Pengadaan perangkat pendukung digital di sekolah-sekolah menjadi salah satu prioritas guna mencetak generasi muda yang melek teknologi.

Hal ini agar lulusan dari sekolah-sekolah di Palangka Raya memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional.

Sektor pembiayaan pendidikan juga tak luput dari perhatian, di mana program beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu terus digulirkan.

Program ini dirancang agar kendala ekonomi tidak menjadi penghalang bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin.

Pemerintah berharap dukungan finansial ini dapat memotivasi siswa untuk terus mengukir prestasi di berbagai bidang.

Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat dan orang tua untuk bersinergi dalam mengawal proses pendidikan anak-anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau pemerintah semata, melainkan hasil kolaborasi erat antara lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan. (HENDRI/H)