JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus meluncurkan serangkaian langkah konkret guna memastikan nilai-nilai integritas benar-benar tertanam dan dipraktikkan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa integritas sumber daya manusia merupakan fondasi paling krusial dalam menjaga kepercayaan publik.

Oleh karena itu, penguatan mental dan etika kerja ASN menjadi prioritas utama yang dijalankan secara konsisten di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Gelar dari KPK tentang kota Antikorupsi jangan sampai membuat kita cepat berpuas diri apalagi hanya menjadi pajangan seremonial. Bagi kami, ini adalah amanah yang harus dibuktikan sehari-hari melalui komitmen para ASN dalam memberikan pelayanan jujur dan profesional," katanya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Untuk menjaga komitmen tersebut, Pemko Palangka Raya menerapkan strategi pencegahan secara menyeluruh, mulai dari sosialisasi ketaatan hukum, pelatihan nilai-nilai integritas, hingga pemantauan kinerja berbasis indikator pencegahan korupsi.

Pengawasan internal di tingkat pimpinan unit kerja juga makin diperketat demi mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini.

"Kami tidak hanya membangun sistem yang modern, tetapi juga memastikan manusianya memiliki benteng moral yang kuat. Pembinaan rutin dan evaluasi berkala terus kita lakukan agar ASN terhindar dari benturan kepentingan maupun potensi praktik koruptif," jelasnya.

Melalui pendekatan yang berkelanjutan ini, Zaini optimistis budaya integritas akan makin melekat pada sistem kerja pemerintah daerah. Langkah nyata ini diharapkan dapat melahirkan birokrasi yang benar-benar bersih, kredibel, serta berdedikasi tinggi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Cantik. (HENDRI/y)