SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pembangunan lanjutan sektor wisata Taman Patung Ikon Ikan Jelawat akan memakan biaya hingga Rp 32 Miliar. Pembangunan tersebut direncanakan mulai tahun 2018 ini.

"Pembangunan lanjutan Taman Jelawat dianggarkan sebesar Rp32 miliar dan rencananya akan dimulai tahun ini," ucap Sekda Kotim, Halikinnor, Selasa (30/1/2018).

Dalam tahap pembangunan lanjutan, Taman Ikon Jelawat akan dilebarkan seluas tiga meter ke arah timur, tepatnya ke arah Sungai Mentaya yang diperuntukkan ruang terbuka hijau (RTH) dan ditambah satu patung ikan jelawat setinggi 37 meter serta aquarium raksasa tersebut dimasukkan ke dalam proyek multiyears.

"Pembangunan ini akan dimasukan dalam proyek multiyears lantaran harus diwujudkan. Biar nantinya jika di tahun ini tidak selesai maka dilanjutkan pada tahun berikutnya agar tidak kembali mengeluarkan anggaran. Tiap tahun harga material akan naik, otomatis nilai proyek akan naik. Tapi karena dimasukan dalam multiyears, maka tidak akan keluar lagi biayanya," terang Halikin.

Halikin juga menerangkan, anggaran untuk pembangunan tersebut diambil dari APBD tahunan Kabupaten Kotim. Apabila proyek tersebut terselesaikan maka taman ikon jelawat akan menjadi tempat wisata termewah yang ada di dalam Kota Sampit. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)