BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi menargetkan Kebun Raya Sampit selesai dibangun dan dibuka untuk umum pada 2020 mendatang.
"Kami rencanakan pada 2020 mendatang Kebun Raya Sampit ini akan dibuka untuk umum," ujar Supian, Selasa (13/2/2018).
Saat ini pembangunan terus digenjot. Sejumlah titik sudah terlihat dan masih dalam tahap penyelesaian.
Pembangunan Kebun Raya Sampit menggunakan dana APBD yang mana dikucurkan oleh pemkab pada tahun ini sebesar Rp3 miliar.
Selain dari dana tersebut, ada juga beberapa bantuan dari 9 perusahaan besar swasta.
--page
Perusahaan membantu membangun jalan yang panjangnya sekitar 17 kilometer di kawasan Kebun Raya Sampit tersebut, dengan biaya sekitar Rp10 miliar.
Hingga saat ini pembangunan sudah berjalan sekitar 80%, serta diharapkan segera selesai, sehingga tahun depan bisa ditingkatkan.
Tidak hanya itu, sebuah perusahaan perkayuan ada juga yang membantu pembibitan berbagai jenis kayu asli Kalimantan.
Bahkan perusahaan juga menyiapkan tenaga ahli untuk merawat tanaman hingga tumbuh, kemudian dihibahkan kepada pemerintah daerah untuk Kebun Raya Sampit tersebut.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga membantu sejak awal.
--page
Saat ini sudah membangun taman hayati menggunakan dana APBN sebesar Rp1 miliar.
"Sedangkan untuk tahun ini kami mengucurkan anggaran sekitar Rp3 miliar. Tahun depan, rencananya akan dialokasikan anggaran pembangunan lanjutan sekitar Rp15 miliar sampai Rp20 miliar," kata Supian.
Supian optimistis bisa membuka untuk umum Kebun Raya Sampit tersebut pada 2020 mendatang.
Dan tentunya bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke daerah ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








