Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat lini pencegahan hingga mitigasi dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan oleh ancaman karhutla di wilayah Kota Palangka Raya.
Fairid menyampaikan bahwa potensi besar yang dimiliki mahasiswa harus disalurkan secara terarah selama masa kuliah. Masa-masa perkuliahan dinilainya sebagai momentum emas untuk memperkuat kompetensi, membangun kapasitas diri, serta mengasah jiwa kepemimpinan dan integritas.
Ia menekankan bahwa dunia kampus bukan sekadar tempat menuntut ilmu akademis, melainkan momentum krusial untuk membangun kapasitas diri, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat integritas dan jiwa kepemimpinan.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, yang menyatakan bahwa seluruh pokok-pokok hasil reses dewan akan disinkronkan secara matang ke dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh masukan yang diserap dari masyarakat akan dijadikan kompas utama dalam menentukan arah kebijakan serta program pembangunan daerah ke depan.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Marina Permai, dr. Nila Kusuma Wardhani. Turut mendampingi jajaran tenaga kesehatan dan staf puskesmas dalam kegiatan yang sarat makna berbagi ini.
Seluruh catatan, masukan, serta aspirasi masyarakat yang dihimpun oleh para wakil rakyat merupakan elemen penting dalam mengevaluasi serta memantapkan arah pembangunan daerah.
Penyerahan bantuan berupa benih ikan lele dan pakan ikan dilakukan kepada POKDAKAN Berkah yang berdomisili di Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.
Predikat tersebut diposisikan bukan sekadar capaian administratif atau ajang seremonial, melainkan landasan operasional untuk mereformasi sistem pelayanan publik secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dia meyakini keberhasilan tata kelola birokrasi yang bersih tidak hanya bertumpu pada komitmen aparatur, melainkan juga peran aktif warga dalam mengawasi pelayanan publik.
Indeks Kualitas Udara (AQI) tercatat mencapai angka 487, masuk dalam kategori Berbahaya, dengan jarak pandang hanya tersisa 1,4 kilometer dalam kondisi berasap pekat.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya Hendrikus Satria Budi menyampaikan bahwa kondisi kabut asap saat ini berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama saluran pernapasan.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan karya, prestasi dan kontribusi nyata serta mendorong ASN meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Berbagai upaya telah dan terus dilakukan, termasuk memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan seluruh instansi serta pihak terkait agar setiap titik api dapat ditangani secara cepat dan tepat sasaran.
Wali Kota Palangka Raya Fairid mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mengenang dan tidak melupakan sejarah perjuangan para pahlawan serta pendahulu bangsa yang telah mengorbankan darah, air mata, tenaga, hingga jiwa demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.