PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan pentingnya posisi mahasiswa dalam struktur roda pembangunan.

Menurutnya, mahasiswa bukan sekadar penonton, melainkan memiliki peran yang sangat strategis sebagai agen perubahan (agent of change) yang mampu membawa dampak positif nyata bagi kemajuan daerah maupun bangsa.

Fairid menyampaikan bahwa potensi besar yang dimiliki mahasiswa harus disalurkan secara terarah selama masa kuliah. Masa-masa perkuliahan dinilainya sebagai momentum emas untuk memperkuat kompetensi, membangun kapasitas diri, serta mengasah jiwa kepemimpinan dan integritas.

Ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan daerah di masa depan membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda yang cerdas dan kritis. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya fokus pada perkuliahan di dalam kelas, tetapi juga peka terhadap dinamika sosial di sekitarnya.

"Mahasiswa bukan hanya dituntut untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat," katanya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Lebih lanjut, Fairid menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan kaum intelektual muda sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman.

Mahasiswa yang adaptif dan peduli lingkungan dianggap sebagai kunci utama untuk melahirkan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Wali Kota berpesan agar para mahasiswa terus memelihara semangat belajar dan integritas diri demi menyongsong masa depan yang lebih baik. Jadilah generasi yang inovatif, berintegritas, dan siap berkontribusi untuk kemajuan bangsa. (HENDRI/H)