Bantuan Pangan Beras Juli-September 2026 Mulai Disalurkan di Kotim
"Pada hari ini kita juga melaksanakan Launching Penyaluran Bantuan Pangan Periode Juli-September 2026,"
"Pada hari ini kita juga melaksanakan Launching Penyaluran Bantuan Pangan Periode Juli-September 2026,"
Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan BPBD, pemadam kebakaran, TNI dan Polri. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan besar swasta (PBS), relawan hingga masyarakat perlu terlibat secara aktif.
Saat ini, progres pembangunan PJU tersebut telah mencapai sekitar 30 persen. Seluruh 61 titik pondasi tiang PJU yang direncanakan telah selesai dikerjakan.
Karhutla mulai merambah wilayah utara Kotim seperti Antang Kalang dan Parenggean. BPBD melibatkan perusahaan sawit untuk membantu penanganan di dalam maupun luar konsesi.
Pemkab Kotim mulai membenahi drainase dan Jalan Tjilik Riwut Sampit sepanjang 675 meter dengan anggaran sekitar Rp7,5 miliar untuk mengurangi risiko banjir.
Personel karhutla Kotim mulai mengalami penurunan kondisi kesehatan setelah bertugas hingga 16 jam sehari. BPBD menyiapkan tim cadangan dan menambah dukungan kesehatan.
Embung untuk pemadaman karhutla di Kotim mulai menyusut. BPBD menyiapkan sumur bor dan Sungai Mentaya sebagai sumber air darurat.
BPBD Kotim mengingatkan bahaya api yang bergerak di bawah gambut dan dapat mendekati permukiman meski permukaan terlihat padam. Jarak karhutla di Jalan Kaca Piring tinggal 30-40 meter dari rumah warga.
BPBD Kotim menangani sedikitnya 22 titik karhutla dalam sehari. Sumber air, keterbatasan selang dan api bawah gambut menjadi kendala utama pemadaman.
RAPBD Perubahan Kotim 2026 memprioritaskan penanganan karhutla, stunting, inflasi, kekeringan dan infrastruktur dasar dengan belanja meningkat menjadi Rp2,071 triliun.
BTT Rp5 miliar untuk penanganan karhutla Kotim belum terserap. Pemkab akan mengevaluasi kebutuhan anggaran, peralatan dan sumber air sebelum menambah dana.
Status tanggap darurat dapat diperpanjang apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan khusus
Halikinnor mengingatkan warga, khususnya yang tinggal di sekitar lokasi rawan kebakaran, agar tidak bersikap pasif ketika melihat api.
"Kami mendorong agar kondisi tersebut mendapat perhatian pemerintah melalui peningkatan infrastruktur yang lebih permanen dan aman,"
"Kabut asap hingga sampai saat ini aman dan tidak mengganggu kegiatan, khususnya pelayaran-pelayaran dan logistik,"
Lurah Baamang Barat Arya Agus Wardhana mengatakan, kasus tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian. Sementara pemilik lahan telah diamankan untuk dimintai keterangan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kotim masih terjadi di sejumlah wilayah.
"Kami atas nama Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan, mohon maaf yang sebesar-besarnya tidak dapat menangani semua kejadian yang terlapor kepada kami pada tanggal 17 Agustus 2026,"
Karhutla di Kotim meluas di tengah keterbatasan personel pemadam. Sejumlah petugas mulai kelelahan dan mengalami gangguan kesehatan saat menangani titik api.
Usaha sewa baju adat di Sampit kebanjiran permintaan menjelang HUT ke-81 RI. Pakaian Dayak paling diminati dan omzet bisa naik hingga tujuh kali lipat.