BORNEONEWS, Banjarmasin – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Jalan Ahmad Yani Km 17, Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu siang, 21 Oktober 2026.
Kondisi kebakaran memicu kepulan asap tebal yang menyelimuti ruas jalan utama penghubung Banjarmasin dan Banjarbaru. Jarak pandang pengendara dilaporkan sangat terbatas akibat asap yang menutup badan jalan.
Dampak kebakaran tidak hanya mengganggu arus lalu lintas. Api juga dilaporkan merembet hingga mengenai rumah warga di sekitar lokasi kejadian.
"Untuk kondisi jalan tertutup asap tebal, untuk rumah ada yang kena," lapor warga di lokasi.
Sebelum api merembet lebih jauh, sejumlah warga dilaporkan sempat menyelamatkan barang-barang dari rumah mereka. Situasi tersebut membuat penanganan kebakaran menjadi mendesak, terutama untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain.
Namun, proses penanganan sempat terkendala karena unit pemadam belum tiba di lokasi. Warga melaporkan kondisi tersebut saat api masih mengancam kawasan sekitar.
"Belum ada unit yang merapat lagi," lapor warga.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sulitnya akses sumber air di lokasi menjadi salah satu kendala pemadaman. Karena itu, dukungan mobil tangki air sangat dibutuhkan untuk membantu petugas mengatasi kebakaran.
Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung. Sementara itu, arus lalu lintas di jalur utama Banjarmasin–Banjarbaru dilaporkan macet total akibat asap tebal yang menghalangi jarak pandang pengendara. Pengguna jalan diimbau berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut. (SABRIANOOR/Y)









