Karhutla di Anjir Mambulau Barat Dekati Permukiman Warga
Petugas dan relawan masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kebakaran di kawasan tersebut
Koresponden
Petugas dan relawan masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kebakaran di kawasan tersebut
Penataan armada penanganan medis juga dilakukan secara terorganisasi untuk mengantisipasi pergerakan evakuasi massal secara cepat
Operasi pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia, baik unsur laut maupun udara
Enam korban meninggal?itu ditemukan dan dievakuasi melalui dua kapal, yakni TB TCP dan TB Mauhaw IX.
Hingga pukul 10.45 WIB, masih terdapat 132 orang yang belum ditemukan dan masih dalam pencarian intensif
Kantor SAR Banjarmasin mengimbau masyarakat, khususnya keluarga penumpang, tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari petugas
Keberadaan WC helikopter, yakni jamban kayu di atas aliran sungai, rawa, atau danau tanpa tangki pembuangan (septic tank) dinilai menjadi ancaman serius bagi kualitas air lingkungan. Limbah domestik yang terbuang langsung ke badan air memicu pencemaran dan merusak derajat kesehatan masyarakat di sepanjang aliran sungai.
Acara syukuran tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota PEPABRI Kabupaten Kapuas, serta para purnawirawan dan warakawuri TNI dan Polri. Turut hadir Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Budi Kurniawan yang mewakili Bupati Kapuas, bersama Dandim 1011/Kapuas Letkol Inf Deky Febrianto beserta jajarannya.
Korban ditemukan dalam kondisi tak berdaya di atas aspal. Sepeda motor yang dikendarainya terlepas dan berada beberapa meter dari tubuh korban, sementara sejumlah pecahan bagian bodi kendaraan berserakan di sekitar lokasi kejadian.
BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Warga terdampak bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan di Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, menerima bantuan logistik berupa paket sembako dan…
"Informasi itu diterima polisi sehari sebelum penangkapan, yakni Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 10.30 WIB,"
"Pemasangan alat sampel udara tersebut ditempatkan pada empat sektor lokasi strategis berbeda,"
Asap tebal juga membumbung dan menutupi sebagian area yang terbakar
Karhutla kembali membesar di samping Citimall Kuala Kapuas, Jumat siang. Asap tebal muncul dan petugas kembali dikerahkan untuk memadamkan titik api.
Keterbatasan akses geografis tersebut salah satunya dialami oleh warga di Desa Bukit Batu. Untuk mengurus administrasi di pusat pemerintahan tertentu, warga desa tersebut harus melintasi wilayah administratif Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya terlebih dahulu.
Pengoperasian gedung baru ini difungsikan untuk menunjang kebutuhan administrasi kependudukan serta penyelenggaraan layanan pemerintahan dasar bagi warga setempat. Keberadaan fasilitas yang memadai dinilai penting untuk mendekatkan rentang kendali pelayanan publik di tingkat tapak.
Informasi yang dihimpun pada malam hari, kobaran api mulai menunjukkan penurunan dibandingkan kondisi sebelumnya. Namun, bara api masih terlihat di sejumlah titik sehingga proses pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Lokasi karhutla tersebut dilaporkan berada sangat dekat dengan lingkungan sekolah. Bahkan, api disebut hanya berjarak beberapa meter dari bagian belakang SMAN 1 Kapuas Timur sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut.
"Kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan hujan segera turun sehingga kabut asap dan karhutla dapat segera berakhir. Mari kita memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa manfaat bagi kita semua,"
BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Jalan Pemuda, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, hingga Kamis, 10 September 2026, berdampak…