Pulang Pisau Diminta Sediakan?10.000?Hektare untuk Optimalisasi Lahan Tahap?Pertama Program Food Estate
Kabupaten Pulang Pisau diminta untuk menyediakan lahan seluas?10.000?hektare untuk optimalisasi lahan tahap pertama.
Tag
Kabupaten Pulang Pisau diminta untuk menyediakan lahan seluas?10.000?hektare untuk optimalisasi lahan tahap pertama.
Dalam Rakor ini gubernur menyampaikan program food estate yang akan dilaksanakan di Kapuas dan Pulang Pisau harus memberdayakan SDM lokal, terutama kaum milenial
Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo mengikuti rapat koordinasi lanjutan pembahasan program Food Estate secara virtual melalui video conference di Aula Mess Pemkab Pulang Pisau, Selasa, 23 Juni 2020.
Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi menunda kunjungannya ke Provinsi Kalimantan Tengah karena ada kegiatan yang lebih penting.
Tahun ini pemerintah akan konsentrasi dengan mata anggaran tahun 2020 yang difokuskan terlebih dulu pada 30.000 hektare dari luas keseluruhan 148.000 hektare
Dalam pelaksanaan program food estate, Kabupaten Sukamara akan diarahkan sebagai sentra peternakan sapi. Agar program bisa berjalan, pemerintah daerah siap mendorong investor agar bisa terlaksana.
Gubernur Kalteng?H Sugianto Sabran minta Bupati Kapuas dan Bupati Pulang Pisau bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam pelaksanaan pembangunan Food Estate.
Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo mengharapkan sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dapat berjalan dengan baik untuk mewujudkan pertanian modern di Kalimantan Tengah khususnya di Kabupaten Pulang Pisau.?
?Pertanian modern di Kalimantan Tengah akan terealisasi dalam dua tahun, karena dikerjakan keroyokan oleh sejumlah kementerian. Demikian menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Basuki Hadimuljono saat melakukan kunjungan ke sentra pertanian di Kabupaten Pulang Pisau, Minggu, 14 Juni 2020.
Lahan seluas 164.000 hektare tersebar di sejumlah kabupaten disiapkan untuk program food estate. Terkait itu,?Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basoeki Hadimoeljono meninjau lahan tersebut, Minggu, 14 Juni 2020.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran bersama Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meninjau lokasi ketahanan pangan di Desa Gadabung, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis 11 Juni 2020.
Pemerintah pusat telah mencanangkan 300 ribu hektare lahan pertanian baru di Pulang Pisau dan Kapuas
Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) M Asera meminta eksekutif memanfaatkan lahan secara optimal.
Program Food Estate yang akan dikembangkan di Kalimantan Tengah (Kalteng) merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Pusat.
Program Food Estate yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat dukungan pihak legislatif.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui prgram foot estate.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan lahan seluas 1 juta hektare untuk mengembangkan program food estate.
Food Estate itu adalah program yang diwacanakan pemerintah provinsi Kalteng untuk menyerap tenaga kerja dengan melihat potensi daerah
Program ini sejak awal digadang-gadang akan direalisasikan oleh pemerintah provinsi
Pemprov Kalteng sudah menyiapkan lahan 3.000.000 ha untuk mendukung kawasan padi organik