Kasus Jiwasraya Lebih Besar dari Century dan Hambalang
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyebut kerugian negara akibat kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya lebih besar nilainya. Yakni, sebesar Rp 13,7 triliun.
Tag
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyebut kerugian negara akibat kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya lebih besar nilainya. Yakni, sebesar Rp 13,7 triliun.
Jiwasraya pernah membeli saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) kepunyaan Erick
Kejagung menduga mereka terlibat dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Jiwasraya
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kemenkumham mencegah mantan Direktur Utama (Dirut) Jiwasraya, Hendrisman Rahim dan bekas Direktur Keuangan (Dirkeu) Jiwasraya, Hary Prasetyo ke luar negeri.
Politikus Partai Demokrat Andi Arief menyebut ada pihak yang menjual isu toleransi untuk menutup kasus dugaan korupsi PT. Asuransi Jiwasraya. Andi mengatakan isu toleransi sudah lama dan dianggap untuk menutupi kasus besar.
Kasus dugaan korupsi di perusahaan BUMN PT Jiwasraya menyebabkan negara rugi hingga Rp 13,7 triliun ini sangat menyita perhatian publik
Progres penanganan kasus korupsi di PT Jiwasraya terkesan tertutup. Padahal, Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah memastikan bahwa kasus dugaan korupsi di perusahaan BUMN PT Jiwasraya menyebabkan negara rugi hingga Rp 13,7 triliun
Politikus Partai Demokrat Andi Arief berkicau mengenai kasus Jiwasraya atau Jiwasrayagate.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan bahwa dalam menangani kasus gagal bayar asuransi PT Jiwasraya (Persero), pemerintah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani memasrahkan sepenuhnya perkara dugaan pidana yang melilit PT Asuransi Jiwasraya Persero kepada penegak hukum. Bendahara negara itu mengatakan permasalahan perseroan pelat merah ini bukan kasus ecek-ecek.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi langkah DPR yang telah memberikan rekomendasi untuk mencekal mantan petinggi PT Asuransi Jiwasraya.
Jaksa Agung S.T. Burhanuddin masih enggan mengungkap nama yang berpotensi menjadi tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi dalam PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Saat ini publik dibikin heboh praktik penggarongan dana nasabah di era kedua sosok tersebut menjabat direksi Jiwasraya
Presiden Joko Widodp atau Jokowi menyebut bahwa PT Asuransj Jiwasraya (Persero) sudah mengalami krisis keuangan sejak 10 tahun lalu. Artinya, awal mula krisis Jiwasraya yang kini berkasut gagal bayar itu terjadi ada di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/
Staf Khusus Kementerian Badan Usah Milik Negara Arya Sinulingga mengungkapkan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir telah menyiapkan langkah-langkah untuk menyehatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Langkah pertama adalah membentuk induk perusahaan asuransi.
Kejaksaan Agung RI memastikan sudah ada tersangka dalam kasus gagal bayar polis JS Saving Plan milik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Tbk. Kejaksaan pun membentuk tim untuk mengurai benang kusut di Jiwasraya.
Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) diduga melanggar prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi dengan memilih aset-aset berisiko tinggi untuk mengejar keuntungan yang tinggi.
Bila Kejagung mampu menemukan alat bukti terkait penyelewengan, atau perbuatan sengaja yang berdampak kerugian bagi pemegang saham dan nasabah, maka aparat gedung bundar, perlu mengambil tindakan hukum nan tegas
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan solusi awal untuk menyelesaikan kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) adalah dengan melakukan holdingisasi perusahaan asuransi.
Presiden Joko Widodo mengakui bahwa persoalan keuangan yang dialami BUMN yang bergerak di bidang asuransi yaitu PT Jiwasraya sudah terjadi lebih dari 10 tahun dan bukanlah masalah yang ringan.