Karyawan Koperasi Tewas Setelah Terlibat Tabrakan
Korban meninggal karena benturan keras di kepala, hingga saat di ronsen bagian kepala banyak terdapat pendarahan di bagian otak
Tag
Korban meninggal karena benturan keras di kepala, hingga saat di ronsen bagian kepala banyak terdapat pendarahan di bagian otak
Kecelakaan maut terjadi di jalan penghubung Kota Kuala Kurun dengan Kota Palangka Raya. Tepatnya di Desa Dahian Tambuk, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas
Polisi menyelidiki kasus Ahmad Chabib (33), pekerja yang tewas kesetrum di tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) PLTU di Jalan Trans Kalimantan Km 25, Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau- Sabtu (2/2/2019).
Seorang pekerja PLN tewat tersengat listrik di atas Sutet, Sabtu (2/2/2019).
Saat itu, tersangka datang dari arah Bagendang. Ia melintas di Jalan Tjilik Riwut. Sesampainya di Km 52,5 arah menuju Pelantaran, ia mengantuk dan menyeruduk motor yang datang dari arah berlawanan itu.
Kecelakaan lalu lintas hingga mengakibatkan korban meninggal dunia kembali terjadi di Kabupaten Barito Timur.
Dua unit kendaraan terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan, Desa Tanjung Sangkalang RT II, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (28/1/2019) sekitar pukul 17.15 WIB.
Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan ini terjadi karena kelalaian pengendara sepeda motor.
Truk dump dengan nomor polisi K 1464 HH yang dikemudikan oleh Wahono menyeberang jalan dari kanan ke kiri atau ke arah Parenggean. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju motor Yamaha Forceone tanpa pelat nomor kendaraan bermotor yang dikendarai korban.
Kasus kecelakaan lalu lintas yang menyeret Abdul Weib alias Weib dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur. Dalam keterangannga dengan jaksa ia baru dua tahun bisa mengemudi.
Kejadian itu bermula saat motor matic yang dikendarai korban melaju dari arah Pulang Pisau menuju ke Kapuas
"Bahkan hingga lulus dan kami bertugas di Polres Kobar, dia tidak pernah mau makan, minum atau merokok di hadapan saya dan rekan yang berpuasa," kata Rio Fahriansyah, sahabat dekat almarhum Rio Lubis.
Beberapa kali Kapolres yang merupakan pembina upacara pemakaman tersebut dengan suara tergetar membacakan kata-kata perpisahan dalam upacara pemakaman anggota Polri yang selama ini merupakan ajudannya tersebut.
Beberapa personel kepolisian mengantarkan jenazah Briptu Rio Nanda dari rumah duka di Jalao Kutilang RT 13 Kelurahan Sidorejo Bamban, Pangkalan Bun menuju TPU.
Almarhum Briptu Rio Nanda Alexander Lubis akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Km 12/
Persiapan pemakaman Briptu Rio Nanda Alexander Lubis (24 tahun) anggota Polres Kotawaringin Barat (Kobar) terus dilakukan.Sejak Senin (14/1/2019) pagi, pelayat mulai berdatangan dan acara pertama adalah acara adat Batak yaitu Mangadat.
Rencananya almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Km 12.
Berdasarkan surat kedinasan Polri jenazah almarhum rencananya dimakamkan Senin (14/1/2019). Namun masih belum diketahui kapan pastinya pelaksanaan pemakaman dilakukan.
Briptu Rio meninggal di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya akibat pendarahan hebat dibagian organ dalam tubuh akibat kecelakaan yang dialaminya
Sementara istri dan anak korban saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Muara Teweh.