Nilai Tukar Petani Kalteng Kembali Catatkan Kenaikan pada Juli 2026
Kenaikan NTP menunjukkan adanya perbaikan kemampuan tukar hasil produksi pertanian terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi maupun digunakan petani untuk kegiatan produksi.
Tag
Kenaikan NTP menunjukkan adanya perbaikan kemampuan tukar hasil produksi pertanian terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi maupun digunakan petani untuk kegiatan produksi.
Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengatakan kenaikan ini mencerminkan membaiknya daya beli petani di wilayah tersebut. Peningkatan NTP dipicu oleh naiknya indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 1,64 persen.
Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat Nilai Tukar Petani atau NTP pada Desember 2025 sebesar 134,59. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 135,07.
Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah pada Juni 2025 tercatat turun sebesar 1,68 persen, dari 134,29 menjadi 132,04, menurut data resmi BPS Provinsi Kalteng.
Subsektor peternakan mengalami penurunan paling besar dibandingkan sektor lainnya, yaitu mencapai 1,46 persen.
Pada Maret 2025 yang juga merupakan bulan Ramadan, Nilai Tukar Petani atau NTP gabungan di Kalimantan Tengah mengalami peningkatan sebesar 0,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Nilai Tukar Petani atau NTP adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima petani atau It dan indeks harga yang dibayar petani atau Ib dikalikan dengan 100.
Nilai Tukar Petani atau NTP pada periode Januari-Desember menggambarkan NTP yang terjadi selama tahun berjalan. Secara umum, NTP Kalimantan Tengah selama tahun 2024 mengalami peningkatan yang signifikan. Pada Januari 2024, NTP tercatat sebesar 121,24 dan meningkat menjadi 132,99 pada Desember 2024.
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa nilai tukar petani atau NTP Kalteng pada Januari hingga Juli 2024 meningkat dengan didorong oleh subsektor tanaman perkebunan rakyat.
Berdasarkan pemantauan harga-harga di daerah perdesaan, Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mendapati bahwa nilai tukar petani atau NTP gabungan di Kalteng pada Juni 2024 mencapai 125,28 atau naik sebesar 0,97 persen dibanding Mei 2024 yang mencapai 124,08.
Nilai Tukar Petani atau NTP gabungan Kalimantan Tengah selama Februari 2024 sebesar 122,79 atau naik 1,28 persen dibanding Januari 2024.