JAKARTA –

BORNEONEWS, Denpasar - Tim SAR gabungan mengevakuasi sesosok jenazah perempuan tanpa identitas yang diduga warga negara asing (WNA) di pesisir Pantai Nyang Nyang, Desa Pecatu, Kabupaten Badung pada Sabtu sore.

"Kami menerima laporan penemuan jenazah tersebut pada pukul 17.20 Wita dari Kelian Desa Pecatu," kata Koordinator Lapangan Kantor Basarnas Bali Wahyu Sidiarta dalam keterangan resmi di Denpasar.

Ia mengatakan jasad perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing di pinggir pantai sekitar pukul 16.50 Wita.

Saksi pemancing langsung melaporkan temuan itu kepada pihak berwajib dan Kelian Desa Pecatu yang diteruskan dengan permintaan bantuan evakuasi ke tim SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, operator komunikasi Kantor Basarnas Bali berkoordinasi dengan Kelian Desa Pecatu, Bhabinkamtibmas Pecatu, dan pihak ambulans.

"Personel segera mempersiapkan peralatan dan sebanyak lima personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian sekitar pukul 17.40 Wita," ujar Wahyu.

Setibanya di lokasi setengah jam kemudian, tim SAR gabungan membagi tugas sebelum memulai proses evakuasi.

"Dari ciri-ciri warna kulit dan wajah, jenazah korban diperkirakan merupakan WNA," ucap Wahyu.

Ia menuturkan bahwa proses penanganan di lokasi berlangsung cukup rumit hingga akhirnya jasad tanpa identitas diduga WNA itu berhasil dievakuasi pada pukul 19.30 Wita.

"Kami evakuasi kurang lebih dua jam, dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Sanglah dengan menggunakan ambulans Yayasan Masjid Al-Fatah," kata Wahyu.

Hingga proses evakuasi selesai, identitas korban beserta waktu dan penyebab pasti kematiannya masih belum diketahui, sehingga penanganan lanjutan atas kasus di Pantai Nyang Nyang tersebut diserahkan penuh kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.

Wahyu menyebut unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi selain Basarnas juga Polsek Kuta Selatan, Polair Kuta Selatan, Inafis Polda Bali, Balawista Badung, perangkat Desa Pecatu, serta masyarakat setempat.

ANTARA