Kalteng Peringkat Pertama Hotspot Karhutla
Dari lima provinsi tertinggi, Kalimantan Tengah berada di urutan pertama secara nasional dengan 307.845 titik hotspot, jauh di atas provinsi lainnya.
Tag
Dari lima provinsi tertinggi, Kalimantan Tengah berada di urutan pertama secara nasional dengan 307.845 titik hotspot, jauh di atas provinsi lainnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan, penanganan karhutla di wilayah gambut tidak mudah dan membutuhkan dukungan berkelanjutan.
Arif mengusulkan agar Raja Juli menghabiskan waktu selama 10 hari di sejumlah wilayah terdampak karhutla, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kotawaringin Barat (Kobar), Barito Selatan (Barsel), Gunung Mas (Gumas), serta daerah lain yang mengalami dampak kebakaran dan kabut asap.
Kesiapan tersebut diperlukan agar setiap titik api dapat segera ditangani sehingga penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman setelah kebakaran terjadi.
Jumlah titik api yang semula mencapai 16 lokasi pada 14 September 2026, berhasil ditekan menjadi hanya 7 titik pada 16 September 2026.
Kendala tersebut terutama sulitnya akses menuju lokasi kebakaran dan keterbatasan sumber air yang menjadi tantangan dalam mempercepat proses pemadaman, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Pemadaman dilakukan oleh personel Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng bersama petugas pemadam darat, Brigdalkar PT Arjuna Utama Sawit, TNI, MPA dan TSAK Baun Bango, serta masyarakat setempat.
Capaian ini menjadi semakin luar biasa mengingat tahun 2026 berada dalam kondisi El Nj?o sangat kuat, salah satu faktor yang secara historis memperbesar potensi kebakaran.
Dari rangkaian kunjungan, perhatian publik dan media justru paling banyak tertuju pada momen Menhut bertemu dan berdialog dengan Rudiansyah, remaja 17 tahun yang viral karena membantu memadamkan karhutla dengan kostum Superman. Menhut mengapresiasi aksi tersebut dan menjanjikan beasiswa pendidikan.
Patroli udara dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini agar kebakaran tidak meluas ke wilayah lain.
Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalteng masih terkendali hingga saat ini.
Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Abdul Razak optimis kebakaran dan hutan (karhutla) yang terjadi disejumlah wilayah di Kalteng dapat ditangani dengan baik.
Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong mengatakan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengan harus total dan benar-benar diperhatikan.?
Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng mencatat masih ada beberapa fire spot (titik api) karhutla yang masih meluas.