BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemkab Gunung Mas melalui Dinas Pertanian memberikan ribuan bantuan bibit tanaman hortikultura kepada masyarakat.
Bantuan yang diberikan yakni 1.000 bibit cabai, 660 bibit tomat, 700 bibit terong dengan total bibit sebanyaj 2.360 buah, semua bibit diberikan dalam bentuk polybag besar.
Penyerahan secara simbolis dilaksanakan pada peringatan Hari Tani dan Hari Pangan Sedunia yang dilaksanakan pada kegiatan gerakan tanam dan pasar tani di Desa Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan, Sabtu, 24 Oktober 2026.
"Semoga bantuan bibit dari pemerintah Kabupaten Gunung Mas ini bisa dimanfaatkan dengan baik, tanaman bisa dirawat dengan baik sehingga tumbuh dan membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga," kata Efrensia, Minggu, 25 Oktober 2026.
Erensia menjelaskan bahwa sejak awal, Presiden Prabowo telah mendeklarasikan bahwa Indonesia harus berdaulat dalam bidang pangan. Pemerintah memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan di dalam negeri.
Secara nasional, Indonesia menyatakan tidak melakukan impor beras sepanjang 2025 karena produksi beras nasional mencapai sekitar 34,7 juta ton dan menghasilkan surplus.
Di sisi lain, harga beberapa komoditas pangan di pasar, seperti bawang merah dan jenis beras tertentu, masih tinggi.
Sebagian masyarakat juga masih mengalami kendala untuk memperoleh komoditas tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemandirian pangan di setiap wilayah Indonesia belum merata.
"Melalui kesempatan ini, saya mengingatkam kepada kita bersama untuk memperkuat sektor pertanian, khsusnya ketahanan pangan berbasis potensi lokal, dimulai dari pemanfaatan lahan di sekitar rumah untuk mendukung ekonomi keluarga," tukasnya. (RISKA YULYANA/y)









