Kabut Asap Masih Tebal, Gunung Mas Usulkan 100 Sumur Bor dan 12 Mobil Damkar
Kabut asap masih tebal di Gunung Mas meski hotspot menurun. Pemkab mengusulkan 100 sumur bor dan 12 mobil damkar untuk memperkuat penanganan karhutla.
Koresponden
Kabut asap masih tebal di Gunung Mas meski hotspot menurun. Pemkab mengusulkan 100 sumur bor dan 12 mobil damkar untuk memperkuat penanganan karhutla.
Polisi mengatur lalu lintas di sejumlah titik ramai Gunung Mas saat jam sibuk pagi untuk membantu pelajar, pekerja, dan mencegah kecelakaan.
Bupati Gunung Mas menghentikan sementara operasional PT PMM karena kewajiban kebun plasma 20 persen untuk masyarakat disebut belum terealisasi sejak 2019.
Jaya bersama dengan dinas terkait dan pihak terkait lainnya langsung mendatangi kantor PT JJU pada Jumat, 16 Oktober 2026 dan berharap mendapatkan kepastian dari apa yang disampaikan.
"Perangkat Daerah, camat, kepala puskesmas, desa, kelurahan, sampai RT dan RW, serta seluruh pemangku kepentingan harus berkolaborasi, bersinergi, dan saling mendukung,"
"Kegiatan tersebut merupakan momen untuk memperkenalkan program Sekolah Rakyat, fasilitas pendidikan, serta perkembangan siswa kepada pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat,"
Polres Gunung Mas mengamankan pria berinisial C di Rungan dan menyita 18,46 gram sabu serta uang tunai Rp7 juta.
Jaya mengambil langkah tegas tersebut lantaran kedua PBS itu belum memenuhi kewajiban salah satunya terkait minimal 20 persen kebun plasma untuk masyarakat dan pemisahan HGU kebun inti dan kebun plasma.
Polwan Polres Gunung Mas membagikan masker saat patroli kamtibmas di tengah kabut asap sekaligus mengingatkan warga agar tidak membakar lahan.
Kajati Kalteng Hendrizal Husin mendukung langkah Bupati Gunung Mas menghentikan sementara kegiatan PBS yang belum memenuhi kewajiban sesuai aturan.
BORNEONEWS, Kuala Kurun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas Richard yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pembina Kabupaten Gunung Mas Sehat menekankan beberapa hal penting dalam…
Efrensia mengajak seluruh organisasi perempuan di Kabupaten Gunung Mas untuk mengambil peran nyata yakni dengan cara menjadi pendukung utama, menjadi penyambung lidah regulasi dan membantu memutus rantai stigma.
Mimie berharap sosialisasi dan pelatihan BHD dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, setidaknya setiap tahun, serta diperluas hingga ke masyarakat
Adanya perjanjin kerja sama tersebut bertujuan membantu pemerintah daerah dalam hal pelayanan hukum
Panitia Pilkades Gunung Mas 2027 diminta menjaga netralitas dan memetakan potensi konflik sejak awal agar seluruh tahapan berlangsung aman dan demokratis.
Kasus kekerasan perempuan dan anak di Gunung Mas meningkat dari 15 kasus pada 2025 menjadi 20 kasus sepanjang Januari-Oktober 2026.
Sebagian kegiatan PT BMB Estate Kurun dan Manuhing dihentikan selama enam bulan karena kewajiban HGU belum tuntas. Izin usaha terancam dicabut jika tak dipenuhi.
Menurut Efrensia, visi dan misi penting dimiliki setiap calon kades agar ketika terpilih nantinya dapat menjalankan program pembangunan secara terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan Pilkades tahun 2027 juga harus kita persiapkan sejak awal. Setiap potensi persoalan harus diidentifikasi dan dipetakan sejak dini serta segera dicarikan solusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sengketa lahan masyarakat dengan PT BMB di Tumbang Pajangei belum tuntas. Bupati Gunung Mas meminta warga menahan diri sambil menunggu putusan pengadilan.