KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin – Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa masih berlangsung hingga Senin, 26 Oktober 2026. Sebanyak 53 orang masih belum ditemukan berdasarkan rekapitulasi manifes kapal yang memuat 243 orang.

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banjarmasin, Bram, mengatakan tim SAR masih melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan. Operasi tersebut melibatkan tim dari Kansar Palangka Raya dan Kansar Pontianak.

“Untuk pelaksanaan operasi SAR Virgo sampai saat ini masih berlangsung. Operasi SAR terus dilaksanakan,” kata Bram dalam keterangannya kepada rekan-rekan media.

Ia menjelaskan, penyisiran oleh tim Kansar Palangka Raya saat ini difokuskan di wilayah perairan Sukamara hingga Seruyan, Kalimantan Tengah. Sementara itu, tim Kansar Pontianak juga melaksanakan pencarian di wilayah operasinya.

Meski pencarian masih berlanjut, hingga informasi terbaru disampaikan belum ada penemuan korban tambahan. “Untuk hasil sampai dengan saat ini masih nihil, belum ada tambahan penemuan korban,” ujar Bram.

Berdasarkan rekapitulasi manifes kapal, dari total 243 orang, sebanyak 108 orang dilaporkan selamat. Sementara itu, 82 jenazah telah ditemukan dan 53 orang lainnya masih belum ditemukan.

Dari 82 jenazah yang ditemukan tersebut, sebanyak 81 korban telah berhasil diidentifikasi berdasarkan data terbaru Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan. Dengan demikian, masih terdapat satu jenazah yang belum teridentifikasi.

Data terbaru tersebut memperbarui catatan sebelumnya yang diumumkan pada Jumat, 9 Oktober 2026. Saat itu, DVI Polda Kalsel melaporkan 72 jenazah telah teridentifikasi, sedangkan 10 jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi.

Hingga kini, pencarian terhadap 53 korban yang belum ditemukan masih menjadi fokus operasi SAR. Tim di sejumlah wilayah perairan terus melakukan penyisiran, meskipun belum ada tambahan korban yang ditemukan dalam laporan terakhir. (SABRIANOOR/y)