Pemkab Pulang Pisau Pangkas Belanja Pegawai
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pemkab Pulpis) saat ini mulai menekan anggaran belanja pegawai.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pemkab Pulpis) saat ini mulai menekan anggaran belanja pegawai.
Saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Pandih Batu, belum lama ini, Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang menyoroti data yakni ada sebanyak 37 persen penduduk setempat status pernikahannya tidak tercatat.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) memastikan bahwa pihaknya akan mempercepat penyerapan realisasi fisik dan keuangan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2022.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pulang Pisau) melalui Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Daerah setempat menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kabupaten Pulang Pisau menyimpan banyak potensi wisata edukasi dan penelitian hutan dan air hitam di Taman Nasional Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Pulang Pisau, Usis I Sangkai mengatakan bahwa pada tahun 2022 Kabupaten Pulang Pisau menerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) NAHP sebanyak 79 penerima bantuan. Yakni, di Desa Gandang 30 penerima bantuan dan Desa Kanamit 49 penerima bantuan.
Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang meminta tenaga kesehatan (Nakes) harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sebelum terjun ke masyarakat.
Genangan air dan banjir terjadi di banyak tempat saat musim hujan. Bukan hanya mengganggu kenyamanan dan kebersihan, tetapi juga berdampak pada kesehatan. Salah satunya adalah timbulnya penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD).
Dalam mengantisipasi bencana banjir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pulang Pisau bakal melakukan pemeliharaan serta pembersihan saluran air di wilayah kabupaten setempat.
Kabupaten Pulang Pisau memiliki potensi perikanan yang cukup besar, hal tersebut dibuktikan dengan adanya 3220 nelayan yang tersebar di 8 kecamatan.
Tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini mendapat perhatian khusus dari Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang/?Pasalnya tingginya curah hujan itu berpotensi menimbulkan bencana banjir, yang rutin melanda beberapa desa di Bumi Handep Hapakat.
Memasuki musim hujan ini tahun 2022 ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Pulang Pisau Tony Harisinta mengajak masyarakat bumi handep hapakat untuk waspada dan melakukan antisipasi dini dalam rangka mencegah korban bencana banjir. Apalagi saat inip curah hujan yang cukup tinggi dan berpotensi adanya banjir.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pulang Pisau Tony Harisinta mengungkapkan, di Kabupaten Pulang Pisau terdapat 4.049 rumah tidak layak huni.
Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang menegaskan bahwa saat ini sudah memasuki triwulan IV, sehingga ia minta memaksimalkan semua potensi OPD untuk melakukan penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan agar tidak terjadi penumpukan anggaran di akhir tahun yang berpotensi kegiatan dan administrasi yang tidak teliti.
?Pemkab Pulang Pisau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang DPUPR), terus melaksanakan program pembangunan skala prioritas dari tahun ke tahun.
Pemkab Pulang Pisau menyerahkan Upah Kerja Tukang Peningkatan Kualitas Rumah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) NAHP tahun 2022 di Balai Desa Gandang.
Dalam rangka mewujudkan satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pemkab Pulpis) mendukung penuh program Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau Tony Harisinta sebelumnya telah memimpin Rapat Pengendalian Inflasi di Ruang Rapat Kantor Bupati Pulang Pisau.
Pemerintah Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau mengusulkan relokasi sejumlah desa langganan banjir di daerah pasang surut dan non pasang surut di wilayah tersebut.
Faktor intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir ini?menyebabkan jalan usaha tani di Desa Tarung Manuah mengalami kondisi cukup parah.