Kinerja Dharma Satya Bakal Terangkat Akuisisi 2 Perusahaan Sawit
Emiten perkebunan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) berharap dapat mendongkrak kinerja perseroan menyusul aksi korporasi melalui akuisisi dua perusahaan sawit di Kalimantan Timur.
Kontributor
Emiten perkebunan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) berharap dapat mendongkrak kinerja perseroan menyusul aksi korporasi melalui akuisisi dua perusahaan sawit di Kalimantan Timur.
Pemerintah tengah mengembangkan program energi terbarukan dengan pemanfaatan bahan baku minyak sawit. Program ini diharapkan bisa memaksimalkan penggunaan sawit dalam neger.
Emiten perkebunan PT Mahkota Group Tbk. (MGRO) mengalokasikan belanja modal (capex) senilai Rp200 miliar pada tahun ini untuk menggalakkan bisnis produk turunan sawit.
Harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka bisa menguji kembali level support di RM2.150 per ton seiring belum banyaknya sentimen positif yang mewarnai perdagangan awal pekan ini.
Mengawali perdagangan awal pekan ini, para pelaku pasar di bursa berjangka Malaysia dan Indonesia masih bersikap hati-hati untuk bertransaksi beli minyak sawit mentah (CPO) berjangka seiring dengan belum adanya sentimen positif kuat untuk mendongkrak harga komoditas ini.
Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOC) tak terima dengan klaim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menuding industri minyak sawit memiliki taktik mirip dengan industri alkohol dan tembakau untuk mempengaruhi riset terkait dampak terhadap kesehatan.
PT Mahkota Group Tbk. (MGRO) memproyeksikan penjualan pada tahun ini mencapai Rp5 triliun, atau meningkat lebih dari dua kali lipat dari target tahun lalu.
Emiten perkebunan PT Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA) berencana menambah produksi biodiesel seiring dengan meningkatnya permintaan.
Di tengah tekanan asing terhadap industri minyak sawit, Indonesia harus pintar mencari cara untuk mengeksplorasi komoditas ini menjadi energi ramah lingkungan sebagai alternatif dari minyak fosil yang kian menipis persediaannya.
Rencana India yang menurunkan bea masuk impor minyak sawit alias Crude Palm Oil (CPO) di awal tahun ini, tidak berdampak terhadap kinerja PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) karena perseroan belum melirik pasar ekspor.
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) mengalokasikan belanja modal sebesar US$60 juta untuk penyelesaian pembangunan pabrik dan pemeliharaan tanaman.
Para pelaku pasar di bursa berjangka Malaysia pada Selasa ini (8/1/2019), diperkirakan masih akan menantikan rilis data minyak sawit terbaru dari otoritas negeri itu.
Apiknya kinerja ekspor diyakini akan membantu mendongkrak harga minyak sawit mentah (CPO) yang kini terus tertekan.
Pada kuartal pertama 2019, diperkirakan terjadi peningkatan permintaan minyak sawit dari beberapa importir utama minyak nabati dunia, sehingga dapat mendongkrak harga komoditas ini.
Memasuki 2019, perusahaan perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) terus berbenah demi memacu pertumbuhan bisnis perseroan yang mengedepankan praktik berkelanjutan.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) telah mengelola enam pabrik kelapa sawit (PKS) dan satu pabrik inti sawit di Kalimantan Tengah, dengan kapasitas produksi hingga 2,25 juta ton minyak sawit mentah (CPO) per tahun.
Akuisisi PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) terhadap dua perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Timur berjalan mulus dan emiten perkebunan ini mengantongi restu dari pemegang saham untuk merealisasikan ekspansi bisnis.
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) menargetkan penanaman kembali (replanting) perkebunan kelapa sawit di Belitung dan Sumatera Utara (Sumut)/
Para ahli konservasi alam dan perusahaan perkebunan sawit dapat mengatasi deforestasi dan kebakaran hutan dengan cara mendengarkan suara dari hutan itu sendiri, dan mulai kurangi ketergantungan pada pencitraan satelit.
Ada kesempatan baik bagi Indonesia dan Malaysia untuk kembali mengembalikan pangsa pasar minyak sawit yang sempat turun menyusul kebijakan perpajakan yang diterapkan pemerintah India mulai 1 Januari 2019.