Waspada, Kotim Masih Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di Kotawaringin Timur. Potensi terjadi hujan deras disertai petir dan angin kencang masih tinggi.
Koresponden
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di Kotawaringin Timur. Potensi terjadi hujan deras disertai petir dan angin kencang masih tinggi.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit memasang perangkap untuk menangkap beruang yang menjebol pondok warga di Jalan Karya Bersama, Lingkar Kota Utara, Sampit, Kotawaringin Timur, Senin , 10 Januari 2022. Jika biasanya menggunakan buah nanas dan jeroan ayam, kini petugas mencoba menggunakan?durian.
Menanggapi laporan warga yang resah akan kemunculan beruang yang semakin agresif, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, akhirnya memasang perangkap di Jalan Karya Bersama, Lingkar Kota Utara, Sampit Kotawaringin Timur. Dalam upaya tersebut, petugas terkendala medan yang sulit.
Rahmat, penjaga pondok kebun sawit di Jalan Karya Bersama, Lingkar Kota, Sampit, Kotawaringin Timur, memilih mengungsi ke tempat keluarga daripada harus tidur di pondok yang dijebol beruang beberapa kali itu.?
Kejadian ini terjadi di rumah Muhammad Junaidi, warga Jalan Tangkulis, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu malam 9 Januari 2022
Tinggi gelombang ini dipengaruhi kecepatan angin di permukaan laut. Saat ini, kecepatan angin di permukaan laut khususnya perairan Kalimantan Tengah bagian timur, berkisar 05-15 knot
Masyarakat Kota Sampit, Kotawaringin Timur dan sekitarnya diminta untuk waspada terhadap potensi pohon tumbang. Pasalnya, dalam beberapa hari ke depan diprediksi cuaca berpotensi terjadi hujan disertai petir dan angin kencang.?
Lokasinya kemunculan beruang di wilayah ini masuk 200 meter dari jalan utama tepatnya di Jalan Karya Bersama.?
Rasim meyakini beruang beraksi tadi malam. Beruntung saat beruang masuk tak ada yang tidur di pondok yang berada di kebun itu
Mengetahui hal INI pelapor langsung pergi meninggalkannya. Kemudian meminta pertolongan petugas Disdamkarmat Kotim
Vivi, seorang warga mengaku pernah melihat beruang di kawasan itu. Dia bahkan pernah mengatakan bahwa beruang ada sepasang. Satu ekor berukuran besar naik ke pohon rambutan milik warga
Masyarakat Kota Sampit, Kotawaringin Timur, antusias mengikuti perjalanan susur sungai menggunakan kapal wisata. Sayangnya kuota susur sungai yang disediakan terbatas.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, mengajak masyarakat berwisata susur sungai menggunakan kapal wisata secara gratis. Ini merupakan salah satu rangkaian dalam peringatan Hari Jadi ke-69 kabupaten itu.
Dampak angin kencang yang terjadi di Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, begitu besar dialami Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kota Besi. Pasalnya, selain atap, fasilitas penting sekolah seperti komputer dan dokumen penting rusak karena air hujan masuk ke dalam bangunan.
Sejumlah bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kota Besi, Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, Kotawaringin Timur, porak-poranda diterpa angin kencang. Peristiwa tersebut terjadi Jumat sore, 7 Januari 2022.
Kota Sampit mengalami inflasi 0,66 persen. Inflasi Kota Sampit kali ini disebabkan adanya peningkatan indeks harga pada beberapa kelompok pengeluaran didominasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau 0,98 persen
Hasil pengecekan BKSDA, tidak ditemukan sampah dan kandang ternak di dekat lokasi kemunculan beruang. Petugas hanya menemukan sejumlah tanaman nanas milik warga.?
Setiba di Mako Disdamkarmat Kotim, petugas melihat kondisi jari korban terlebih dahulu. Lalu kemudian melepas dengan cara memotong cincin tersebut menggunakan tang potong
Selain status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), capaian vaksinasi bagi orang tua peserta didik juga menjadi salah satu pertimbangan dalam penyelenggara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.?
Deni Yoga Satria, warga Jalan Metro TV atau Jalan Bumi Daya 3, Perumahan Citra Mandiri, Jalur 3,?Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, resah. Pasalnya, sekumpulan tawon berbahaya bersarang di rumahnya.