Pasang Spanduk Peringatan, Ini Pesan BKSDA bagi Warga Sekitar Sungai Mentawa
Ada beberapa poin penting yang tercantum dalam spanduk peringatan tersebut. Di antaranya adalah warga diminta berhati-hati dan selalu waspada saat beraktivitas di sungai
Koresponden
Ada beberapa poin penting yang tercantum dalam spanduk peringatan tersebut. Di antaranya adalah warga diminta berhati-hati dan selalu waspada saat beraktivitas di sungai
Ketua STIE Sampit, Thamrin Noor mengatakan kampusnya merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang memiliki program studi kewirausahaan dengan gelar sarjana bisnis, khususnya di Kalimantan Tengah.
Pihak BKSDA memperingatkan warga, khususnya anak-anak agar lebih waspada ketika beraktivitas di sungai maupun sekitarnya.
Aktivitas keseharian warga di Sungai Mentaya dan anak-anak sungai dapat menjadi petaka. Pasalnya, masih banyak warga yang bergantung dengan keberadaan sungai. Termasuk di Sungai Mentawa, anak Sungai Mentaya yang berada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kotawaringin Timur.?
Kabar kemunculan buaya mendekati permukiman warga di Sampit, Kotawaringin Timur, terjadi lagi. Kali ini buaya muncul di Sungai Mentawa, yang letaknya berada di tengah kota.?
Atas kesigapan dan keprofesionalan petugas dengan tali dan akhirnya buaya tersebut ditangkap
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan berlangsung hingga bulan Desember nanti.?
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur (Kotim) akan bekerja sama dengan empat kecamatan. Kerja sama tersebut dalam bentuk penempatan Satpol PP di kecamatan yakni di Mentawa Baru Ketapang, Baamang, Kota Besi, dan Telawang.
Samiran (33) mengangkut CPO milik PT Agro Bukit? yang seharusnya diantar ke bulking di pelabuhan Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur, namun oleh tersangka dijual kepada seorang pengepul di gudang yang berlokasi di Jalan Lingkar Utara, Sampit.
Hadiansyah, warga Desa Beringin Tunggal Jaya, Kecamatan Parenggean, Kotawaringin Timur, menyerahkan seekor buaya sapit atau buaya senyulong ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Buaya itu sempat dirawat olehnya selama 6 tahun belakangan.
Pelaksana Teknis Lapangan Perombakan Gerbang Sahati, Didi Aryadi di Sampit, Kotawaringin Timur, mengungkapkan pengerjaan gerbang itu sudah mencapai 70 persen. Pekerja optimistis proyek tersebut dapat selesai bulan ini juga.
Perombakan Gerbang Sahati kembali dikerjakan setelah sebelumnya beberapa waktu di sekitar proyek tersebut tampak sepi aktivitas. Kini, pengerjaanya memasuki tahap pemasangan ornamen.?
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit mengeluarkan peringatan dini potensi hujan deras disertai petir dan angin kencang.?
Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Sampit, Supriyono menjadi juara 2 dalam lomba kepala sekolah berprestasi se-Kalimantan Tengah (Kalteng). Ajang ini dilaksanakan secara langsung dan berpusat di Hotel Batu Suli, Palangka Raya sejak tanggal 2 hingga 5 November 2021 lalu.
Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Sawahan, Sampit, Kotawaringin Timur, Jadi meraih prestasi membanggakan. Dia menjadi kepala sekolah terbaik ke-2 dalam seleksi guru dan tenaga pendidikan berprestasi oleh Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah.?
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, mengecek kondisi jerat dan pancing buaya yang dipasang di Sungai Sapihan , Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Sabtu, 6 November 2021. Alat tangkap buaya itu sudah dipasang sekitar sebulan lamanya.?
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit mendata ada 2 kali dugaan serangan buaya di perairan Desa Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kotawaringin Timur.?
Kemunculan buaya kembali terjadi di Kotawaringin Timur. Kali ini buaya menampakan diri di muara Sungai Sampit tepat di bawah jembatan gantung, di Desa Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.?
Endang Setianingsih, warga Gang Batuah, Jalan Pramuka , Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, memergoki seekor ular besar sedang memangsa kucing peliharaannya. Dirinya mengetahui itu setelah mendengar suara berisik yang berasal dari dapur rumahnya, Jumat malam, 5 November 2021.?
Noviarawaty, warga Jalan H Imran, Kelurahan Ketapang , Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, merasa curiga ada tawon penyengat bersarang di atap teras rumahnya. Namun setelah dicek, ternyata sarang tawon mematikan itu berada di balik dinding kamarnya.