Buaya Kembali Terlihat di Dekat Muara Sungai Sampit
Video kemunculan buaya itu tersebar di berbagai media sosial, Senin 13 September 2021. Tampak buaya sedang berenang dengan tenangnya di perairan saat pagi hari.?
Koresponden
Video kemunculan buaya itu tersebar di berbagai media sosial, Senin 13 September 2021. Tampak buaya sedang berenang dengan tenangnya di perairan saat pagi hari.?
Kepala SMKO?1 Pulau Hanaut, Kusmiadi?mengatakan sekolahnya berada di wilayah yang fasilitas internet dan jaringan listriknya belum memadai
Saat ini banjir di sejumlah wilayah di Kotawaringin Timur sudah mulai surut, namun masih ada beberapa desa yang masih terendam, sehingga masyarakat?belum bisa beraktivitas secara normal
Sampai dengan saat ini, ada 451 sekolah di Kotawaringin Timur melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Sebanyak 129 sekolah setingkat Taman Kanak Kanak, 260 Sekolah Dasar, dan 62 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pelaksana Tugas Camat Mentaya Hulu, Asyari memastikan, kondisi banjir di kecamatan tersebut sudah surut. Namun ada beberapa kendala yang dialami ketika menyalurkan bantuan ke sejumlah desa.?
Sudah lebih dua pekan ini banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Kota Besi. Bahkan hingga saat ini banjir masih merendam 5 desa di kecamatan tersebut.?
BORNEONEWS, Sampit - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit mendata ada sebanyak 8 kali penyerahan dan 4 kali penyelamatan satwa liar sejak Januari 2021 hingga September 2021 ini.…
Karyadi juga menjelaskan sudah dua pekan banjir menggenang desa tersebut. Diakuinya Desa ?Hanjalipan sudah menjadi langganan banjir tiap tahun, namun baru ini yang sangat parah
Capaian vaksinasi pelajar di Kotawaringin Timur masih jauh dari target. Bahkan tergolong rendah. Dari sebanyak 15.999 sasaran vaksinasi pelajar SMA sederajat, baru 803 pelajar yang sudah divaksin.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Pos Jaga Sampit, menduga penyebab owa yang mengganas dan menyerang anak kecil di Dusun Sungai Bugis, Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, karena sedang birahi.?
BORNEONEWS, Sampit - Owa yang menyerang seorang anak kecil di Dusun Sungai Bugis, Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, langsung diamankan Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Pos Jaga Sampit. Saat owa…
Seekor owa menyerang seorang anak kecil di Dusun Sungai Bugis, Desa Kenyala, Kecamatan Telawang , Kotawaringin Timur, Sabtu, 11 September 2021. Anak tersebut mengalami luka cukup parah dengan mendapat 20 jahitan/?
Sekolah Menengah Pertama (SMP) Cita Bunda Sampit mengikuti sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan pojok kependudukan, oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kotawaringin Timur, Jumat, 10 September 2021.
Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi, mempersilakan bagi sekolah-sekolah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Menurutnya, hal ini sesuai dengan edaran Kementerian Dalam Negeri bahwa boleh melaksanakan PTM terbatas bagi daerah yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
Harga ikan terutama jenis ikan tambak mengalami kenaikan di Sampit, Kotawaringin Timur. Hal ini terjadi lantaran sempat terputusnya jalan trans kalimantan dan terjadinya banjir di sejumlah wilayah.?
Camat Kota Besi, Ninuk Muji Rahayu mengatakan, banjir di sejumlah desa di wilayah itu sudah mulai surut. Hanya ketinggian air di Desa Hanjalipan yang belum menunjukkan pengurangan signifikan.?
PGRI Kotim menggalang bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir. Ada?600 paket sembako telah disalurkan guna membantu masyarakat, termasuk para guru
Herbovo, warga Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, menemukan seekor kukang. Kukang tersebut ditemukannya saat melewati jalan raya menuju perkantoran salah satu perusahaan tambang bauksit, saat malam hari, Jumat, 10 September 2021.
Bunda PAUD Kotawaringin Timur (Kotim), Khairiah Halikinnor mengingatkan, agar para orang tua mengawasi anak-anak secara ekstra terutama saat banjir. Sebab selain berpotensi munculnya penyakit pascabanjir, juga ada risiko kematian akibat tenggelam terseret arus saat banjir.
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kotawaringin Timur mulai menyalurkan bantuan untuk korban banjir di kabupaten itu. Sebanyak 600 paket sembako, beserta bantuan dalam bentuk lainnya akan disebar ke 7 kecamatan yang terkena musibah banjir.