Anyaman Rotan hingga Getah Nyatu Kalteng Meriahkan Pameran WCPP di Nusa Dua
Pameran ini mengumpulkan beragam produk kreatif dari warga binaan yang berasal dari Lapas dan Rutan di seluruh pelosok Indonesia.
Tag
Pameran ini mengumpulkan beragam produk kreatif dari warga binaan yang berasal dari Lapas dan Rutan di seluruh pelosok Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Gunung Purei, Kus Edi Harianto, menerima sertifikat merek dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk Asosiasi Kelompok Usaha Kerajinan Anyaman Rotan Kecamatan Gunung Purei.
Sebanyak 30 peserta dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Teweh Timur Benangin dan Kecamatan Gunung Purei Lampeong mengikuti pelatihan lanjutan anyaman rotan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di aula Barakati Muara Teweh, Selasa, 17 September 2024.
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara mengadakan pelatihan lanjutan anyaman rotan bagi pelaku usaha mikro dan kecil, bertempat di Wisma Barakati Muara Teweh,?Selasa, 17 September 2024.
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakertranskop UKM) ?Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan pelatihan kerajinan anyaman berbahan dasar rotan, di aula Kecamatan Teweh Tengah.
Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau Disdagperinkop dan UKM Kapuas melalui Bidang Industri menggelar pelatihan kreasi anyaman hati rotan bagi para pengrajin di Desa Mantangai Hilir, Kecamatan Mantangai.
Sekda Seruyan?Djainuddin Noor membuka kegiatan pelatihan teknik lanjut pengolahan motif anyaman rotan bagi pengrajin anyaman di Kecamatan Hanau.
Warga Desa Tambaba, Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara memproduksi kerajinan anyaman rotan. Bahkan, warga Desa Tambaba pasarkan anyaman rotan ke luar daerah.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian atau Disdagrin Kabupaten Barito Utara menggelar pelatihan diversifikasi anyaman rotan, Rabu, 4 September 2019. Pelatihan digelar di aula Bappeda Litbang Barito Utara.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Niang (39) memulai usahanya dengan mengajukan kredit sebesar Rp100 juta. Hal itu dilakukannya setelah sekian lama menjadi penganyam rotan. Bedanya, setelah mendapat…