Banjir, Pengolahan Lahan Tanaman Padi Tertunda di Seruyan
Seharusnya pengolahan lahan untuk persiapan masa tanam bisa dilakukan bulan ini, tetapi lantaran faktor alam, kemungkinan baru bisa dilakukan??pada bulan November hingga Desember 2022.
Tag
Seharusnya pengolahan lahan untuk persiapan masa tanam bisa dilakukan bulan ini, tetapi lantaran faktor alam, kemungkinan baru bisa dilakukan??pada bulan November hingga Desember 2022.
Sebagai upaya untuk mengakomodir masyarakat di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat yang hendak mengungsi?karena banyak rumah tidak bisa ditempati akibat banjir?ditambah air semakin tinggi, maka perlu ada penambahan tempat pengungsian.
Ketinggian banjir di sejumlah desa tersebut bervariasi. Ada yang 1 meter, bahkan ada yang 3 meter lebih. Genangan air paling tinggi terjadi di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi.?
Bencana banjir yang melanda Kabupaten Lamandau mengakibatkan 11.463 jiwa atau 3.872 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Dari jumlah itu, 296 jiwa atau 81 KK terpaksa tinggal sementara di tempat pengungsian. Sedangkan untuk bangunannya, tercatat ada 3.568 yang terendam banjir.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo mengimbau?seluruh daerah yang wilayahnya terdampak supaya dapat segera melakukan penanganan dan meminta kabupaten dan kota agar meningkatkan koordinasi terkait penanganan banjir dengan Pemprov Kalteng.
Sejumlah arus lalu lintas di sekitar daerah terdampak banjir di Kecamatan Bulik, dialihkan. Hal itu dilakukan karena ruas jalan yang tergenang air dinilai cukup berbahaya jika dilalui kendaraan.
Jadi, saat ini akses utama warga Ketimpun bawah mulai terendam dan menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat.
Kehadirannya ini juga dalam rangka mendorong kepada pemerintah daerah unruk segera menyalurkan bansos, serta agar bansos dapat disalurkan tepat sasaran pada warga yang terdampak banjir
Ketinggian banjir yang merendam desa tersebut saat ini berkisar 1 hingga 1,5 meter. Dan musibah itu juga merupakan yang kedua kalinya dalam dua bulan terakhir.?
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan upaya antisipasi telah pihaknya lakukan dalam menghadapi bencana banjir yang terjadi, terutama di Kelurahan Mendawai dan Kelurahan Padang.
Data jumlah korban juga harus di update, dan apa saja keluhan mereka segera di respon. Karena dampak lain yang ditimbulkan akibat banjir cukup banyak, sehingga?hal itu yang harus menjadi perhatian.
Dia menerangkan?pada Sabtu 15 Oktober 2022 lalu, jumlah kecamatan yang terdampak ada 6 kecamatan, dan 24 desa, namun hari ini bertambah 2 kecamatan dan 4 desa.?
Maka perlu kebijakan agar anggaran tak terduga bisa digunakan untuk penanganan bencana. Karena penanganan banjir di Kobar ini sudah sangat mendesak.
Dalam penanganan musibah banjir ini tentu harus ada sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda dan juga pihak lainnya, seperti relawan dan swasta. Maka dengan begitu penanganan bencana dapat maksimal.
Debit air sungai yang terus bertambah akibat?tingginya curah hujan di Kotawaringin Barat, membuat air meluap hingga ke titik ruas jalan A Yani, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan. Ruas jalan itu sudah tergenang banjir selama dua hari?sampai dengan hari ini, Minggu, 16 Oktober 2022.
Genangan air tersebut mukai terjadi saat hujan deras mulai mengguyur Pangkalan Bun 14 Oktober 2022 sore.
Sampai pada Kamis, 13 Oktober 2022, masih ada tiga wilayah kecamatan yang dilanda banjir, yakni Katingan Hilir,?Tasik Payawan dan Kecamatan Kamipang.?
Camat Delang, Aacg Yudah Sulasopli menjelaskan sejumlah warga terdampak banjir mulai mengungsi ke rumah tetangga maupun kerabat, sebagian memilih untuk mendirikan tenda darurat.
Hingga saat ini, banjir masih melanda 27 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Musibah tersebut membuat 6.804 warga terdampak.
Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Pendidikan Seruyan, mengambil langkah meliburkan seluruh siswa pada wilayah terdampak banjir dari aktifitas belajar mengajar di sekolah.