31.013 Warga Palangka Raya Terdampak Banjir
Pemerintah Kota Palangka Raya bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat juga menjamin ketersediaan air bersih untuk keperluan para pengungsi
Tag
Pemerintah Kota Palangka Raya bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat juga menjamin ketersediaan air bersih untuk keperluan para pengungsi
Ketinggian air pada kawasan banjir di?ruas Jalan Trans Kalimantan di Desa Tumbang Nusa mencapai 80 centimeter, Jumat, 19 November 2021.?
Banyak rumah warga yang terendam, hingga membuat sebagian besar warga tidak bisa melakukan aktivitas
Ke 4 kecamatan itu yakni Parenggean, Kota Besi, Cempaga, dan Cempaga Hulu. Di Parenggean sendiri ada 3 desa dengan jumlah kepala keluarga 146 yang terdampak
Untuk melihat situasi terkini, legislator dari fraksi Golkar ini terjun langsung ke lapangan bersama sejumlah pengurus dari Palang Merah Indonesia (PMI) menggunakan speedboat
Pengamat Sosial dan Kebijkan Publik di Kotim, M Gumarang mengatakan banjir itu pertama akibat curah hujan yang tinggi, mengakibatkan debit air di hulu dan hilir meningkat
Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya, Beta Syailendra mengingatkan pemerintah daerah agar memastikan warga terdampak banjir telah masuk dalam data.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, mengatakan bahwa banjir ini terjadi karena sungai yang berada di sekitar permukiman warga meluap akibat curah hujan tinggi selama akhir tahun ini
Di sisi lain perkembangan harga karet saat ini masih baik - baik saja dan belum ada kenaikan harga maupun turun harganya
Sutarmidji memaparkan sebagian besar perusahaan memanfaatkan kayu, tapi setelah ditebang habis lalu dibiarkan begitu saja
Banjir yang melanda Kota Palangka Raya tidak hanya berdampak buruk bagi manusia. Bencana ini juga berdampak terhadap hewan ternak milik warga Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sebangau.
Banjir yang merendam ruas Jalan Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau mengganggu arus lalu lintas, terutama pengendara warga roda dua. Warga pun memanfaatkan?jasa angkutan pikap untuk melintasi banjir, seperti yang terlihat pada Rabu, 17 November 2021.
Banjir yang merendam Jalan Mendawai Kompleks Sosial dan Anoi, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tidak membuat warga setempat berlindung ke posko.
Danramil 1016-02/Bukit Batu, Letda Infanteri Hairullah telah memerintahkan babinsa untuk selalu memantau dan mengawasi warga binaannya yang terdampak banjir.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin kembali meninjau posko penanganan banjir. Kali ini peninjauan berlangsung di Jalan Arut, Rabu 17 November 2021.
Camat Jekan Raya, Sri Utomo membentuk sebuah gerakan peduli masyarakat banjir. Anggotanya merupakan warga kecamatan yang tidak terdampak banjir.
Lima kelurahan di Kecamatan Pahandut terdampak banjir. Adapun ketinggian air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan sekitar 400 cm dan Sungai Rungan sekitar 380 cm.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo mengingatkan, pemerintah di kabupaten kota harus siap menghadapi potensi bencana.
Banjir yang melanda kota Palangka Raya beberapa hari terakhir turut menjadi perhatian Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.
Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran meminta kepada pihak-pihak terkait yang menangani banjir supaya dapat memperhatikan setiap kebutuhan para pengungsi banjir di posko-posko.