Status Siaga Darurat Banjir di Seruyan Berakhir
Status siaga darurat banjir yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Seruyan dinyatakan berakhir.
Tag
Status siaga darurat banjir yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Seruyan dinyatakan berakhir.
Peningkatan intensitas?hujan dalam beberapa hari terakhir membuat wilayah hulu atau Utara Kabupaten Katingan mulai kebanjiran.
Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Barito Timur sepanjang malam menyebabkan Sungai Karau meluap mulai Sabtu pagi,?2 Oktober 2021.
Banjir kembali mengancam Kecamatan Antang Kalang. Saat ini, ketinggian air sejak tadi pagi sudah sudah mencapai 1 meter.
Dia menuturkan musibah banjir bukan hanya berdampak pada sektor sosial saja, namun juga berdampak pada sektor kesehatan masyarakat
Banjir yang menggenangi wilayah Desa Tumbang Bulan, Kecamatan Mendawai Kabupaten Katingan dilaporkan sudah mulai surut,?Rabu,?29 September 2021.
Bupati Seruyan, Yulhaidir mengungkapkan dalam rangka membantu warga terdampak banjir, Pemkab telah mengeluarkan ?cadangan beras ?pemerintah
BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Musibah banjir yang melanda Kabupaten Katingan sejak beberapa waktu lalu berdampak pada terganggunya beberapa sektor kehidupan masyarakat, diantaranyasektor ekonomi,…
Pantauan terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya menunjukan penurunan ketinggian banjir di sejumlah kelurahan.
Pemerintah Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, meminta kepada Pemda Kobar, agar jalan yang menjadi langganan banjir dapat ditinggikan.
Warga Desa Tumbang Penyahuan, Kecamatan Bukit Santuai, mulai terserah penyakit pascabanjir. Belasan orang menderita gatal-gatal dan dipantau puskesmas setempat.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengingatkan kepada pemerintah agar bangunan sekolah dan fasilitas kesehatan yang terdampak banjir perlu didata.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo berharap sinergitas dari berbagai elemen terus terbangun untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di Kalteng.
Legislator Kota Palangka Raya, Mukarramah mengapresiasi respon cepat pemko dalam menangani dampak banjir.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin berjanji segera melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir. Fokus utamannya perbaikan jalan dan realisasi program Kota Tanpa Kawasan Kumuh (Kotaku).
Akademisi Universitas Palangka Raya (UPR), Sri Mujiarti Ulfah menilai, dalam penanganan dan mitigasi bencana?perlu sebuah pemetaan masalah yang dilakukan dengan bersinergi, berkolaborasi?dan berdiskusi dengan seluruh pihak.
Salah satu dampak yang ditimbulkan dari bencana banjir adalah terhambatnya arus distribusi logistik barang akibat akses jalan di sejumlah wilayah terendam air.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin bersama dengan pimpinan SOPD terkait menyerahkan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir, Jumat, 24 September 2021.
Bencana banjir menyebabkan kerusakan sejumlah?alat atau jaringan mesin pengolah air bersih PDAM Katingan.
Bencana banjir di Palangka Raya sudah berlangsung lebih dari dua minggu yang lalu. Data terbaru per Kamis, 23 September ada 3.856 kepala keluarga dan 9.907 jiwa terdampak.