Banjir Meluas ke Kecematan Mentaya Hulu
Banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim*?terus meluas. Tidak hanya di Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, dan Bukit Santuai, namun hari ini banjir juga melanda Kecamatan Mentaya Hulu.?
Tag
Banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim*?terus meluas. Tidak hanya di Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, dan Bukit Santuai, namun hari ini banjir juga melanda Kecamatan Mentaya Hulu.?
Banjir di Kelurahan Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, hari ini, Selasa, 24 Agustus 2021 mulai surut.
Wakil Bupati Katingan, Sunardi Litang terjun langsung meninjau banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Tewang Sanggalang Garing atau TSG dan Kecamatan Pulau Malan, Selasa, 24 Agustus 2021.
Bangunan panggung yang terbuat dari kayu ini dibangun sebagai tempat untuk mengamankan barang berharga dan sebagai tempat untuk bertahan ?sementara
Banjir kali ini disebabkan curah hujan yang sangat tinggi, serta kiriman air dari Sungai Nyomba, Sungai Dau dan Sungai Seruyan, sehingga air meluap ke pemukiman warga
Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati berencana meninjau sejumlah desa di wilayah utara yang dilanda banjir.
Informasi terkait korban banjir di wilayah Utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus masuk hingga Senin malam, 23 Agustus 2021. Di Kecamatan Bukit Santuai, ada 332 kepala keluarga (KK) menjadi korban banjir.
Sebanyak 420 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)?menjadi korban banjir.
Wakil Bupati Katingan, Sunardi Litang akan melakukan kunjungan?ke sejumlah yang terdampak banjir, Selasa, 24 Agustus 2021 besok. Wabup Katingan direncanakan berangkat dari Kasongan pukul 09.00 WIB.
BORNEONEWS, Sampit - Banjir yang melanda Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melanda 6 desa dan merendam 58 rumah. "Dari laporan sementara hingga sore hari, ada 6 desa di…
Banjir yang melanda wilayah Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan semakin meluas, Senin, 23 Agustus 2021.
Banjir melanda dua desa di Kecamatan Arut Utara (Aruta) yaitu Desa Sungai Dau dan Desa Sambi. Musibah itu membuat warga dua desa tersebut terpaksa mengungsi di rumah kerabat dan kantor desa yang tidak mengalami kebanjiran.
Warga di sejumlah kecamatan yang berada di wilayah Utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diminta agar terus waspada peningkatan debit air sungai, sehingga mengakibatkan terjadinya banjir.?
BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan terjadinya banjir di Kecamatan Suling Tambun, Kabupaten Seruyan. Bahkan akibat arus sungai yang cukup deras sebuah jembatan…
Banjir besar kembali melanda wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat dan saat ini telah merendam ribuan pemukiman penduduk dengan kedalaman air rata-rata satu hingga tiga meter lebih.
Hujan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan 7 desa di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Seruyan derdampak banjir.
Di Desa Sei Dau terdapat 11 rumah berisi 40 jiwa terdampak banjir. Sementara ini, para warga yang terdampak banjir masih mengungsi di rumah kerabat atau saudara. Untuk tempat pengungsian atau posko dan dapur umum disiapkan di kantor desa
Tahun ini Kotawaringin Timur mengalami kemarau basah, sehingga masih sering diguyur hujan dengan intensitas tinggi
Di Telaga Antang, ketinggian air sendiri belum diketahui persis, namun dari rekaman video yang dikirim pihak desa, ketinggian air sudah hampir mencapai lantai rumah
Banjir tidak hanya melanda Desa Tewai Hara, Kecamatan Bukit Santuaj?namun juga melanda Desa Tumbang Gagu, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu, 22 Agustus 2021.?