Deforestasi dan Degradasi Ancam Hutan Kalteng
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng mengingatkan ancaman Deforestasi dan Degradasi.?
Tag
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng mengingatkan ancaman Deforestasi dan Degradasi.?
Indonesia, Malaysia, dan Uni Eropa sepakat membentuk Gugus Tugas Gabungan (JTF) Ad Hoc kP?O&A?/P?6:????>@??R@Z%+IH????"?O?Q4h??!/?O?Re_` ?6Zf-Tf.?~V??5?CUj??df.??Rv?????k??YE9d??E_??%&?Y?9b???????c?
Duta Besar Indonesia untuk Republik Korea Gandi Sulistyanto menilai Indonesia FoLU Net Sink 2030 menjadi salah satu cara melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat dengan menekan laju deforestasi demi kelestarian hutan dan lingkungan.
Kampanye negatif dan isu buruk mengenai kelapa sawit kerap berkembang di masyarakat tanpa pembuktian yang konkrit. Salah satu isu lingkungan yang kerap beredar ialah anggapan bahwa kelapa sawit merupakn tanaman yang rakus terhadap pasokan air.
?Kampanye anti-sawit mengenai sustainability sebenarnya diwarnai nuansa politis. Hal ini dikatakan Ketua Bidang Sustainability pada Gabungan Pengusaha Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI, Dr Bandung Sahari dalam kegiatan Fellowship Journalist Batch II yang dilaksanakan secara virtual atas kerjasama Jurnalisme Profesional Untuk Bangsa atau JProf dan BPDP-KS di bawah Kementerian Keuangan pada Rabu-Kamis, 21-22 Oktober 2020.
Metodologi dan terminologi untuk mendefinisikan deforestasi di ranah global, berbeda dengan skala nasional. Ini bia memicu kerancuan data dan mendorong interpretasi keliru terhadap informasi yang dipublikasikan.
Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau Gapki Bidang Urusan Organisasi, Kacuk Sumarto mengatakan bahwa dalam era prinsif pengelolaan hutan lestari atau sustainable forest management saat ini, cara pandang hutan adalah sebagai ekosistem secara utuh yang harus memberikan manfaat atau fungsi ekonomi, ekologi, sosial budaya masyarakat, baik bagi generasi yang sekarang ini maupun generasi mendatang secara berkelanjutan.
Berbagai upaya yang bersifat menghambat perusahaan sawit banyak dilakukan oleh negara-negara maju, terutama Eropa.?Seperti memberlakukan tarif maupun non tarif, agar Indonesia tunduk kepada kepentingan-kepentingan negara maju tersebut.
Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau Gapki Bidang Urusan Organisasi, Kacuk Sumarto mengatakan bahwa Indonesia mengalami diskriminasi dalam kegiatan pembangunan oleh negara-negara maju. Buktinya, pembabatan hutan tropis tidak sebanding dengan pembabatan hutan non tropis yang dilakukan untuk pembangunan besar-besaran oleh negara-negara maju.
Para produsen minyak sawit dunia tengah digelayuti 'awan gelap' yang dikirimkan negara-negara Uni Eropa (UE), yang selalu menuduh sawit sebagai penyebab deforestasi dan bukan minyak nabati yang berkelanjutan.
Negara-negara Uni Eropa (UE) selalu mengaitkan lahan perkebunan kelapa sawit sebagai pemicu deforestasi, sehingga kawasan tersebut berencana menghapuskan minyak sawit sebagai bahan baku pembuatan biofuel.
Para ahli konservasi alam dan perusahaan perkebunan sawit dapat mengatasi deforestasi dan kebakaran hutan dengan cara mendengarkan suara dari hutan itu sendiri, dan mulai kurangi ketergantungan pada pencitraan satelit.
Bila kita berbicara pencegahan deforestasi, tentunya harus dipikirkan pula kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Perbankan dan regulator di Kawasan Asia Tenggara harus memperkuat aturan di sektor keuangan dan membuat panduan baru untuk mendukung proyek-proyek berwawasan lingkungan.…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Felda Global Ventures Holdings Bhd (FGV) menolak tuduhan oleh Chain Reaction Research (CRR) bersama mitranya, Aidenvironment, bahwa anak usahanya, PT Temila Agro Abadi (PT…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga saham Felda Global Ventures Holdings Bhd (FGV) melemah dalam beberapa sesi perdagangan terakhir menyusul kecemasan investor atas lapaoran keuangan kuartalannya.…
BORNEONEWS, Jakarta - Pengurus Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerjasama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar diskusi Dialektika Demokrasi, bertajuk Lawan Parlemen Eropa!. Diskusi yang…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tak peduli Uni Eropa menerapkan standar berkelanjutan yang kian ketat, industri sawit tetap mengembangkan produk tanpa mengakuisisi lahan perkebunan baru. Hal itu…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Perkebunan kelapa sawit selama ini selalu dituding sebagai pemicu deforestasi. Padahal jika dilakukan moratorium perluasan lahan sawit, deforestasi akan semakin meluas.…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berdasarkan statistik yang disajikan Oil World terkait penggunaan lahan oleh tanaman untuk membuat minyak nabati, ternyata tanaman kedelai paling banyak membutuhkan lahan.…