Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Demo ke DPRD Barito Utara
Puluhan mahasiswa bersama organisasi masyarakat menggelar aksi demo ke DPRD Barito Utara, Kamis, 26 September 2019.
Tag
Puluhan mahasiswa bersama organisasi masyarakat menggelar aksi demo ke DPRD Barito Utara, Kamis, 26 September 2019.
Sebagaimana yang terjadi di kota- kota di Indonesia, mahasiswa di Kotawaringin Timur juga menggelar aksi demo di Sampit, menolak RKUHP dan juga revisi UU KPK.
Dua warga negara asing (WNA) diamankan petugas Imigrasi Palangka Raya, saat meliput aksi demontrasi terkait kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap di depan kantor Gubernur Kalteng.
Perwakilan mahasiswa menyayangkan bencana asap di Kalteng sudah seperti momentum tahunan. Setiap tahun bukan Kalteng kalau tidak ada bencana karhutla dan asap
Jalan yang baru dibuat jaraknya cukup jauh serta kondisinya dianggap banyak rusak, sehingga warga merasa kesulitan untuk melewati jalan baru tersebut
Akibat maklumat yang dikeluarkan tentang larangan pengangkutan mineral dan batu bara tanpa izin, puluhan sopir dan pemilik truk mendemo Kapolsek Pematang Karau, Polres Murung Raya, Senin, 29 Juli 2019.
Sebanyak 184 personel Polres Kotawaringin Timur (Kotim), diturunkan untuk pengamanan demo dua kelompok masyarakat. Salah satu kelompok beraksi mendukung Bupati Kotim melanjutkan kepemimpinan hingga tuntas.
Jangan ada unsur SARA yang disampaikan dan tentunya semua harus dilakukan dengan damai
Dalam orasinya, mereka banyak berterimakasih kepada Supian Hadi yang telah membangun Kotim menjadi lebih maju dan lebih tentram masayarakatnya, sehingga sangat menunjukan bahwa kepemimpinan Supian cukup sukses
Aksi ini diikuti cukup banyak masyarakat dari berbagai kecamatan baik dari kecamatan dalam kota maupun luar kota, seperti Parenggean, Antang Kalang, Kota Besi, Samuda dan sejumlah kecamatan lainnya
Staf Ahli Bupati Kotawaringin Timur, Sutaman masih akan mempelajari data yang diserahkan oleh para buruh
Mereka menuntut hak kepada PT Agro Bukit, PT Bangkit Giat Usaha Mandiri (BUM) dan Kelompok Tani Hutan Jirak Sepakat Jaya
Aksi demo ini menuntut kejelasan nasib terhadap 206 tenaga kontrak yang diberhentikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah
Proses mediasi antara warga dan perusahaan itu akan digelar di Polres Barito Timur, dalam beberapa hari ke depan.
Aksi demo tersebut dilakukan mulai dari pukul 08.00 - 13.00 WIB. Warga hanya menyetop angkutan batubara roda.
Aksi demo tersebut dikarenakan tidak ada pembayaran upah penyiraman jalan hauling, selama beberapa bulan oleh perusahaan yang melintasi jalan tersebut.
Ada persepsi yang salah apabila menganggap yang namanya tenaga kontrak di pemerintah daerah itu pasti diperpanjang tiap tahun.
Tenaga kontrak atau honorer dikabarkan mau melakukan aksi protes atau demo di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Senin (26/2/2018), terutama yang tidak memenuhi syarat (TMS) dalam tes perekrutan baru.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)H Sugian Noor meminta agar soal demo karyawan perusahaan sawit diselesaikan di tingkat internal perusahaan itu.
Inisiator aksi demo yakin mendapat dukungan dari banyak kalangan.