Ini Golongan Barang Ekspor Kalteng Selama Maret 2022
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan ada beberapa golongan barang atau komoditas utama yang di ekspor Kalteng ke beberapa negara di dunia selama Maret 2022.
Tag
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan ada beberapa golongan barang atau komoditas utama yang di ekspor Kalteng ke beberapa negara di dunia selama Maret 2022.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menyebut ekspor Kalteng selama bulan Maret 2022 mengalami peningkatan sebesar 2,18 persen atau mencapai US$ 525,86 juta dibanding Februari 2022 yang hanya senilai US$ 514,63 juta.
Buah Pinang memiliki potensi kuat untuk menjadi komoditas ekspor jika dikelola dengan baik. Salah satunya seperti pelaku usaha pinang kering milik Agung di Kota Palangka Raya.
Ekspor ke Jepang mengalami peningkatan terbesar yaitu senilai US$ 147,51 juta, diikuti oleh ekpor ke India sebesar US$ 66,89 juta, dan ekspor ke Malaysia US$ 43,26 juta, serta diikuti oleh ekspor ke negara lainnya.
Jika dibanding dengan bulan sebelumnya Januari 2022 terjadi peningkatan nilai ekspor untuk hampir semua golongan barang dari berbagai kelompok, kecuali kelompok karet dan barang dari karet.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui rilisnya mengungkapkan, nilai ekpor Kalteng selama bulan Februari 2022 mencapai US$ 514,63 juta. Nilai itu meningkat sebesar 184,91 persen dibanding Januari 2022 yang hanya US$ 180,63 juta.
Deputi Direktur Bank Indonesia Tokyo, Diana Permatasari menyampaikan bahwa peluang produk kerajinan, kopi dan makanan dari Indonesia ke Jepang masih cukup besar mengingat konsumen Jepang terbuka dengan produk-produk baru.
Pada 2021, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan di dalam dan luar negeri telah secara aktif mengenalkan dan mempromosikan produk UMKM Kalimantan Tengah ke berbagai negara seperti Inggris, Jepang dan Singapura.
Selain itu langkah selanjutnya setelah UMKM dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya serta go digital adalah mendorong UMKM kita untuk dapat bersaing dan masuk di pasar global.
Kenaikan harga komoditas ini menurut Yura akan berdampak positif pada kenaikan pungutan pajak oleh pemerintah yang akan menaikan jumlah dana bagi hasil atau DBH dari pemerintah pusat kepada daerah penghasil
Melalui data rilisnya Kepala BPS Kalteng menyebutkan, ada 3 negara menjadi tujuan utama ekspor Kalteng selama Januari 2022. Negara-negara itu yakni Jepang, India, dan Korea Selatan.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui data rilisnya mengungkapkan, ada beberapa komoditas utama ekspor Kalteng selama bulan Januari 2022 lalu.
Berdasarkan data yang dirilis BPS Kalteng, ekapor Kalteng selama Januari 2022 mengalami penurunan sebesar 48,94 persen.
Nilai ekspor ke Tiongkok yaitu mencapai US$ 125,51 juta atau 38,69 persen, Jepang US$ 92,66 juta atau 28,56 persen, dan Malaysia US$ 33,64 juta atau 10,37 persen
Selanjutnya ekspor bijih logam, terak, dan abu mengalami peningkatan terbesar yakni senilai US$ 7,11 juta atau 35,44 persen. Sementara?penurunan terbesar terjadi pada kelompok lemak dan minyak hewani/nabati yaitu senilai US$ 9,61 juta atau 30,06 persen
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui data rilisnya menyampaikan, seluruh komoditas ekspor Kalteng di bulan November 2021 merupakan barang non migas dengan nilai mencapai US$ 324,39 juta dan itu mengalami kenaikan sebesar 0,62 persen dibanding Oktober 2021 yang hanya senilai US$ 322,40 juta.
Komoditas ekspor yang mengalami peningkatan diantaranya yaitu fraksi cair dari refined palm oil (RPO), palm fatty acid distillate, dan bungkil dari biji atau kernel kelapa sawit
Komoditas bahan bakar mineral mengalami kenaikan terbesar US$ 173,13 juta atau 320,85 persen, kemudian diikuti oleh komoditas lemak dan minyak hewani/nabati yang meningkat senilai US$ 28,11 juta atau 112,26 persen
Dengan rincian ekspor ke Tiongkok mencapai yakni US$ 156,29 juta atau 48,48 persen, Jepang US$ 57,27 juta atau 17,77 persen, dan India US$ 45,37 juta atau 14,07 persen
BORNEONEWS, Palangka Raya - Melalui data rilisnya Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan ada beberapa komoditas utama barang yang diimpor Kalimantan Tengah dari berbagai negara selama…