Falsafah Huma Betang Jadi Landasan Menjaga Keharmonisan Masyarakat Kalteng
Falsafah Huma Betang mengandung nilai hidup rukun, saling menghormati dan bergotong royong yang perlu terus dijaga dalam kehidupan masyarakat.
Tag
Falsafah Huma Betang mengandung nilai hidup rukun, saling menghormati dan bergotong royong yang perlu terus dijaga dalam kehidupan masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran meminta seluruh masyarakat provinsi untuk memaknai momentum Nataru sebagai kesempatan membangun kebersamaan dan keharmonisan yang selaras dengan kearifan lokal falsafah Huma Betang.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain, menekankan pentingnya penerapan falsafah huma betang dalam kinerja pemerintahan.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain, mengajak seluruh pemuka agama di kota ini untuk berperan aktif dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat beragama.
Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama organisasi masyarakat (ormas) se - Provinsi Kalteng, Kamis, 12 September 2024.
Ketua DAD Provinsi Kalteng?H?Agustiar Sabran mengajak masyarakat agar menerapkan nilai-nilai adat dan budaya.
Falsafah Huma Betang dapat diartikan yakni seperti kesetaraan dengan sesama, kebersamaan, kekeluargaan, maupun persatuan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng)?Nuryakin mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Kalteng untuk meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja.
Setiap kegiatan, nilai nilai kebersamaan selalu ditampilkan dengan budaya dan keragaman suku yang ada di Kalteng, baik suku pendatang maupun suku asli Kalimantan
Debat kali ini memang mengusung tema ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah
BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan tengah (Kalteng) Sugianto Sabran meminta warga probumi menghentikan sikap saling hujat, terutama antarsesama penduduk lokal. Ia berharap semua pihak…