Halikinnor Resmi Lepas Jabatan Sekda Kotim
Halikinnor hari ini resmi melepas jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal itu dilakukan 1 hari sebelum penetapan dirinya sebagai calon bupati Kotim/?
Tag
Halikinnor hari ini resmi melepas jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal itu dilakukan 1 hari sebelum penetapan dirinya sebagai calon bupati Kotim/?
Hingga saat ini?belum diketahui siapa yang akan menjadi PJ Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim?menggantikan Halikinnor yang mendapat rekomendasi untuk maju sebagai bakal calon bupati pada Pilkada Kotim 9 Desember 2020.?
Bupati Kotim?Supian Hadi mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengantongi nama PJ Sekretaris Daerah (Sekda*?yang akan menggantikan posisi Halikinnor, karena sudah mendapatkan rekomendasi dari PDIP untuk maju pada Pilkada Kotim.?
Teka teki sosok yang bakal diusung PDIP di Pilkada Kabupaten Kotawaringin Timur terjawab sudah. PDIP resmi mengusung pasangan Halikinnor - Irawati.?
Padahal sebelumnya, Halikinnor sempat digadang-gadang bersama Ketua DPC Demokrat, Parimus dan Ketua DPC PDIP, Ahmad Yani.
Sekda Kotawaringin Timur, Halikinnor geram dengan upaya black campaign atau kampanye hitam yang menyudutkannya di tengah keseriusan menangani pandemi Covid-19. Salah satunya, postingan di media sosial yang menyebutkan dia membagikan beras yang berstempel pencalonannya di Pilkada Kotim.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor, menanggung seluruh biaya perawatan bayi kembar di rumah sakit. Bayi kembar itu sempat dibuang ibunya di samping bak sampah, Jalan Muchran Ali, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).?
Sepasang bayi kembar yang dibuang ibunya?di samping bak sampah Jalan Muchran Ali, Baamang, akhirnya dinyatakan sehat. Bayi kembar itu menjalani perawatan di RSUD dr Murjani Sampit, dan sudah dibolehkan pulang, Senin,?30 Maret 2020.
Figur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kotawaringin Timur terus mengerucut. Bahkan sepertinya sejumlah nama sudah mulai memarkirkan partai politik koalisi, setidaknya ada dua pasang bakal calon bupati dan wakil yang sudah dalam posisi aman. Keduanya yakni Hj Suprianti Rambat dan H. Halikinnor.?
Mereka juga sepakat mendukung siapapun yang akan menjadi Bupati Kotim terpilih. Mereka juga sepakat mendukung pemerintahan, karena ini adaah upaya untuk terus memajukan Kotim menjadi lebih baik
Teka-teki siapa yang akan mendampingi H Halikinnor terus menuai kejutan. Bahkan akhir-akhir ini ramai diperbincangkan terutama setelah muncul nama Ahmad Yani, ketua DPC PDIP Kotim.
Peraih penghargaan Piala Adipura akan diumumkan pada 21 Februari 2020. Terkait itu, Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim), optimistis bisa meraih penghargaan tersebut/?
Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), rencananya digelar pada Mei atau Juni 2020 mendatang. Persiapan pun terus dimatangkan.
Halikinnor akhirnya menyatakan keseriusannya untuk bertarung di Pilkada Kotawaringin Timur tahun 2020 ini. Bahkan dia fokus menuju kemenangan di pilkada mendatang.
Siapapun bakal calon yang maju dan sebagai calon kepala daerah tujuannya sama untuk memajukan daerah
BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta agar menjaga serta peduli terhadap fasilitas umum yang dibangun pemerintah. "Apapun bentuk fasilitas umum yang dibangun…
Bupati Kotawaringin Timur, H Supian Hadi, Sekda Halikinnor, dan pengusaha properti ternama di Sampit, Suprianti Rambat kian menunjukkan keakraban. Hal itu terlihat pada resepsi pernikahan keponakan Supian Hadi di Banana Ballroom, Minggu, 24 November 2019.
Sekda Kotim, Halikinnor mengharapkan Partai Amanat Nasional (PAN) bisa mengusungnya sebagai calon bupati Kotawaringin Timur (Kotim), pada Pilkadb 2020 mendatang.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kotawaringin Timur (Kotim) Ary Dewar, mendoakan Halikinnor jadi Bupati Kotim.
H Halikinnor yang juga Sekda Kotawaringin Timur kembali mendaftar ke partai politik maju sebagai bakal calon bupati Kotim. Setidaknya sudah ada 4 partai yang sudah dilamarnya.