Kemendag Siap Lakukan Intervensi Khusus Turunkan Harga Kedelai
Kementerian Perdagangan (Kemendag) siap melakukan intervensi khusus untuk menurunkan harga kedelai di pasaran.
Tag
Kementerian Perdagangan (Kemendag) siap melakukan intervensi khusus untuk menurunkan harga kedelai di pasaran.
Harga kacang kedelai kembali naik. Pengerajin tempe dan tahu di Sampit, Kotawaringin Timur, terpaksa memperkecil ukuran tempe dan tahu untuk menghindari kerugian.
Aip Sayfullah, pengelola pabrik tahu dan tempe di Borneo Timur, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kotawaringin Timur, tak berminat ikut aksi mogok produksi seperti yang dilakukan sejumlah pelaku usaha serupa. Menurutnya aksi tersebut justru akan mengakibatkan kerugian yang lebih besar.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat harga kedelai pada minggu kedua Februari 2022 mencapai 15,77 dolar AS per bushels atau naik sebesar 18,9 persen dibanding minggu pertama Januari 2022 yang mencapai 13,26 dolar AS per bushels.
Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Primkopti) menyatakan keprihatinan atas harga kedelai yang terus meningkat, sehingga berdampak pada produksi tempe dan tahu.
Mendag menjelaskan ada beberapa sebab yang membuat harga kedelai dunia melonjak, salah satunya yakni terjadi elnina yang sangat basah di Argentina dan Amerika Selatan.?
Naiknya harga kedelai, selain dari dampak cuaca buruk El Nina di Argentina dan kawasan Amerika Selatan yang menjadi negara pengimpor itu, juga dipengaruhi oleh kebutuhan besar di Cina
Mengantisipasi kerugian dan pembengkakan biaya produksi akibat kenaikan kedelai, pengerajin tahu dan tempe di Sampit, Kotawaringin Timur, putar akal mencari solusinya. Salah satunya dengan mengurangi kadar kedelai dalam produksi tahu dan tempe.?
Saat ini harga kedelai impor naik menjadi Rp 570 ribu per karung isi 50 kilo gram atau sekitar Rp 11.400 per kilo gram/?
Para importir kedelai yang tergabung dalam Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo) menjamin ketersediaan stok kedelai guna memenuhi kebutuhan dalam negeri, terutama pengrajin tahu dan tempe, meskipun saat ini harga kedelai di pasar global masih menguat.
Dengan naiknya harga kedelai dipasaran Komisi II DPRD Kalteng berharap hal tersebut tidak memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan hingga saat ini Satgas Pangan Polri belum menemukan adanya tindak pidana berupa penimbunan dan permainan harga yang menyebabkan harga kedelai tinggi dan langka di pasar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produk olahan dari kedelai yakni tahu dan tempe mengalami inflasi pada Desember 2020 menyusul kenaikan harga kedelai di pasar global.
Harga kedelai saat ini melonjak hingga Rp9.300 per kilogram dari harga tiga bulan lalu yang masih di kisaran Rp6.000-Rp7.000 per kg, berdasarkan data Gabungan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo).
TEMPO.CO , Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto angkat bicara menanggapi lonjakan harga kedelai sebagai bahan baku industri tahu dan tempe belakangan ini. Mengutip data…