DKPP Harus Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP diminta melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan hewan kurban dan memastikan bebas penyakit.
Tag
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP diminta melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan hewan kurban dan memastikan bebas penyakit.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kota Palangka Raya diminta lebih dulu mengecek kesehatan hewan kurban sebelum digunakan pada perayaan Idul Adha umat Islam.
Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya Eko Hari Yuwono, mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kesehatan hewan kurban yang akan dibeli. Baik sapi ataupun kambing.
Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya Eko Hari Yuwono mengatakan, hewan kurban yang akan disembelih harus bebas dari stes dan kelelahan.
epala Seksi Kesehatan Hewan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya Eko Hari Yuwono, mengatakan bahwa pihaknya mulai memeriksa kesehatan hewan kurban pada Senin, 29 Juli 2019.
Politisi PKB Kota Palangka Raya, Sugianor mengingatkan masyarakat untuk teliti sebelum membeli hewan kurban. Hal ini disampaikannya lantaran sebentar lagi umat Islam akan merayakan hari raya Idul Adha atau hari Raya Kurban.
Diperkirakan ada 80 ekor sapi kurban yang akan dipemeriksa kesehatannya sehari sebelum pelaksaan hari Raya Idul Adha di Kabupaten Murung Raya (Mura).
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya mencatat produksi ternak lokal Kota Palangka Raya hanya bisa memenuhi 10 persen kebutuhan kurban 1440 H.
Menyambut pelaksanaan hari raya Idul Adha tahun 2019 ini kalangan DPRD Palangka Raya meminta pemerintah kota melalui instansi terkaitnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya untuk segera melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya memastikan kebutuhan masyarakat akan hewan kurban saat hari raya Iduladha 1440 H terpenuhi.
Kurang lebih dua minggu lagi umat Islam akan merayakan hari raya Idul Adha. Idul Adha juga waktunya bagi umat Muslim untuk berkurban, baik dengan menyembelih sapi atau kambing, dan berikut kisaran harganya menurut Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya.
Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya Eko Hari Yuwono mengatakan bahwa saat ini sudah disiapkan 1.000 ekor sapi untuk Idul Adha.
Menjelang perayaan Idul Adha banyak pedagang hewan kurban dadakan, Dinas Peternakan Konar menyarankan kepada umat muslim agar memperhatikan 4 hal saat membeli hewan kurban.
Dinas Peternakan Kabupaten Kotawaringin Barat akan menurunkan 60 petugas untuk cek keshatan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha.
Jelang Hari Raya Idul Adha, petugas Dinas Peternakan Kabupaten Kotawaringin Barat akan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
Jelan Idul Adha, penjual hewan kurban bermunculan di Sampit, Kabupaten Kotawatingin Timur. Beberapa lokasi penjualan hewan kurban itu di antaranya di Jalan HM Arsyad, Tjilik Riwut, Pemuda dan lokasi lainnya/
Untuk memenuhi permintaan pembeli, pihaknya sudah menyiapkan sapi kurang lebih 100 ekor sapi dan 30 ekor kambing siap kurban
Permintaan kambing untuk hari raya Idul Adha 1440 H atau Hari Raya Kurban diprediksi bisa meningkat pada H-7 lebaran. Bahkan hingga kini, peminat kambing kurban masih sepi.
Saat ini penjualan sapj kurban di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengalami peningkatan. Harga jual sapi bervariasi sesuai besar kecilnya hewan kurban tersebut.
Jelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriyah penjualan sapi kurban di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur mulai mengalami peningkatan. Bahkan sejumlah warga yang ingin berkurban mulai banyak yang memesan.