Begini Kondisi di Jalan Pelita Barat Sampit, 2 Hari Setelah Dibersihkan
Rita juga berharap kawasan tersebut tak lagi dijadikan tempat buang sampah liar. Warga juga diingatkan untuk membuang sampah ke depo
Tag
Rita juga berharap kawasan tersebut tak lagi dijadikan tempat buang sampah liar. Warga juga diingatkan untuk membuang sampah ke depo
Dia ditolak lantaran membuang sampah seperti bekas sisa bahan bangunan dan ranting pohon. "Padahal sudah saya masukan dalam karung," ucapnya.?
Pantauan,?borneonews.co.id?selain armada dari dinas terkait, sejumlah truk milik warga juga turut dikerahkan membantu mengangkat sampah ini
Mayat perempuan tersebut bernama Hotma Hutauruk (52). Dia bertugas di bagian Laboratorium RSUD dr Murjani Sampit, dan tinggal di Jalan Kepodang, Prumnas Pembina, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang
Korban bernama Hotma Hutauruk (52), Dia merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD dr Murjani Sampit, dan tinggal Jalan Kepodang, Prumnas Pembina, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Korban bernama Hotma Hutauruk (52). Korban merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD dr Murjani Sampit dan tinggal Jalan Kepodang, Prumnas Pembina, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kasat Reskrim AKP Gede Agus Putra Atmaja mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut
Tempat pembuangan sampah liar di Jalan Pelita Barat, Sampit, Kotawaringin Timur, kian membuat jijik pengguna jalan. Betapa tidak, sampah sampai meluber ke tengah jalan dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Sejumlah titik di kawasan kawasan Jalan Pelita Barat, Sampit, Kotawaringin Timur, semakin hari semakin jorok. Pasalnya, sampah tidak hanya menumpuk namun juga berhamburan ke tengah jalan/?