TNI-Polri di Seruyan Kompak Sosialisasikan Pencegahan Karhutla
Masyarakat diminta ikut berpartisipasi dan berperan aktif dalam upaya mencegah terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.?
Tag
Masyarakat diminta ikut berpartisipasi dan berperan aktif dalam upaya mencegah terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.?
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menghadiri Rapat Komite Koordinasi ACIAR Project FST 2016/144 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
Hindari timbulnya ego sektoral lakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dalam penanganan musibah bencana serta tingkatkan koordinasi dan kerjasama yang sinergitas dalam mengatasi persoalan yang timbul di lapangan.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya saat ini mulai marak terjadi. Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah mencatat dalam tiga hari terakhir,?telah terjadi lima kejadian karhutla.
Belakangan ini sering terjadi kebakaran hutan dan lahan, bahkan yang baru ini terjadi di Kecamatan Sebangau kebakaran lahan seluas 11 hektare terjadi saat panas terik.
BPBD Kotim mencatat sejak Januari hingga Agustus ditemukan ada 65 titik panas dari karhutla sehingga penetapan status siaga karhutla dilakukan sebagai bentuk pencegahan terjadinya Karhutla
Balap mengatakan?kejadian karhutla tersebut terjadi merata hampir di seluruh kecamatan dengan luas lahan yang terbakar sebanyak 8,25 hektare
Sejak saat ini pihaknya telah melaksanakan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk bisa bersama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah Kota Palangka Raya bersama instansi terkait terus berupaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.?Pasalnya, berdasarkan data lapangan, karhutla pada tahun 2021 tercatat ada 46 kejadian dengan total 48,5 hektar luasan lahan yang terbakar.
Sugianto mengatakan, sosialisasi sangat penting dan perlu digencarkan atau ditingkatkan agar masyarakat dapat lebih waspada serta mengetahui bahaya karhutla yang dapat menimbulakn dampak negatif seperti salah satunya kabut asap.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran meminta daerah untuk menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rihel mengingatkan masyarakat terhadap ancaman dan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Puncak kemarau di Kabupaten Kotawaringin Timur tahun ini diperkirakan terjadi pada Agustus 2022. Pada saat itu?suhu udara akan meningkat lebih tinggi dari biasanya dan mudah berpotensi menimbulkan kebakaran.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya meningkatkan upaya antisipasi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berbagai cara untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla dilakukan oleh pemerintah bersama dengan pihak kepolisian, mulai dari sosialiasi, edukasi ataupun membuat forum diskusi guna membahas Karhutla.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan kesiapan strategi hingga ketersediaan anggaran yang memadai dalam mengantisipasi maupun menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menyampaikan pemerintah kabupaten/kota membentuk satgas pengendalian Karhutla sampai tingkat kelurahan/desa.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengusulkan permohonan dukungan water bombing untuk hadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2022.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan anggaran sebesar Rp53 miliar untuk hadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2022.?
Langkah berikutnya adalah penetapan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla di wilayah Provinsi Kalteng tahun 2022, direncanakan dimulai Agustus 2022.