Antisipasi Karhutla di Kotim, 200 Personel Gabungan Disiagakan
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiagakan 200 personel gabungan untuk mengantisipasi terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).?
Tag
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiagakan 200 personel gabungan untuk mengantisipasi terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).?
BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Berbagai cara dilakukan Polsek Danau Sembuluh jajaran Polres Seruyan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Salah satunya, dengan melakukan…
Selain poslap ada 30 sumur bor juga tersedia sebagai upaya agar tidak kesulitan mencari air
Masyarakat dilarang membuka lahan dan perkebunan dengan cara membakar, sebab kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan masyarakat apalagi berdampak buruk bagi kesehatan
Petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar Tamiang Layang berhasil memadamkan api yang melalap lahan pekarangan warga di Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Sabtu, 6 Maret 2021.
Personel Polres Kotawaringin Barat mengecek lokasj?kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam) km 15, untuk memastikan api sudah padam.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menilai, ada tiga kecamatan yang menjadi titik rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Personel Kodim 1014 Pangkalan Bun, bersama aparat gabungan satgas Karhutla Kotawaringin Barat (Kobar), himgha saat ini?masih melakukan pendinginan atau pembasahan, di lokasi Kebakaran lahan yang terjadi beberapa hari, di Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, pada Jumat, 5 Maret 2021.
Polres Kotawaringin Barat (Kobar), menetapkan seorang pelaku inisial J, dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang terjadi di lahan kelompok tani Basau IV, Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam), KM 7, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).?
Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo memimpin apel gelar personil dan sarana prasarana (Sapras) dalam rangka kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2021 di Kabupaten PUlang Pisau.
Sugianto juga meminta hukum ditegakan tanpa kompromi dengan memberikan sanksi yang tegas sehingga ada efek jera
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Polres Seruyan melaksanakan apel gelar pasukan dan peralatan untuk kesiapan dan kesiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla tahun ini. Kapolres Seruyan…
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan?karena penanganan karhutla saat ini sudah dimabil alih sepenuhnya oleh BPBD, sehingga sarana prasarana yang ada akan dimaksimalkan
Kapolres Barito Selatan AKBP Agung Tri Widiantoro mengharapkan semua perangkat siap siaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan.Hal tersebut disampaikan Kapolres saat apel gelar personel dan sarana prasarana kesiapan menghadapi Karhutla?di halaman kantor Bupati, Kamis, 4 Maret 2021.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan sekitar 8.312 personel?untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng.
Kabupaten Seruyan saat ini tengah bersiap dalan??menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Polda Kalteng dan jajaran akan mengerahkan ribuan personel untuk menangani dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Sekda Gunung Mas, Yansiterson memimpin Apel Gelar Pasukan dan Sarpras dalam rangka menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gedung Pertemuan Umum Damang Batu Kuala Kurun, Kamis 4 Maret 2021.
Sekda Gunung Mas, Yansiterson memimpin Apel Gelar Pasukan dan Sarpras dalam rangka menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan Umum Damang Batu Kuala Kurun, Kamis 4 Maret 2021.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara meminta agar aparat desa bersama bhabinkamtibmas agar lebih sering melakukan kontrol untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya.