Jenazah Korban Tabrakan Maut Dimakamkan di Desa Pundu
Jenazah korban tabrakan antara pikap dan truk dump yang jumlahnya mencapai belasan orang dimakankan langsung di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Tag
Jenazah korban tabrakan antara pikap dan truk dump yang jumlahnya mencapai belasan orang dimakankan langsung di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Antrian panjang terjadi saat evakuasi pikap dan truk yang terlibat kecelakaan di Jalan Tjilik Riwut, Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (3/2/2018).
Tiga korban yang dirawat di RSUD Mas Amsyar Kasongan itu yakni, Dedy Mulyadi (45), Hanafi (32) dan Lukman (30). Ketiganya adalah warga Pontianak Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Akibat kejadian itu, mobil pikap rusak parah. Selain penyok, hampir seluruh bodi mobil terbakar lantaran meledak pascakejadian. Sedangkan truk juga terbakar di bagian depan.
Hingga saat ini belum diketahui penyebab kecelakaan maut tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kecelakaan maut di Jalan Tjilik Riwut RT 11 RW 6 Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur antara truk DA 1983 TN dengan pikap KB 8629 mengakibatkan pikap meledak.
Sopir dump truk bermuatan semen yang terlibat kecelakaan maut dengan mobil pikap, dinyatakan selamat.
Penumpang mobil pikap rencananya menuju Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk menghadiri kegiatan keagamaan.
Kejadian itu membuat korban yang tidak bisa menyelamatkan diri tewas di lokasi kejadian/
Para korban tewas saat ini di Puskesmas Pundu, sedangkan tiga yang luka berat dibawa ke RSUD Kosongan.
Dugaan kepolisian sebelumnya yang menyatakan Saini merupakan korban lakalantas tabrak lari, ternyata benar. Ini dari hasil rekaman kamera pengawas yang ada di beberapa bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Kakek yang tinggal tidak jauh tempat kejadian itu meninggal dunia sesaat setelah menjalani perawatan di RSUD dr Doris Sylvanus, Palangka Raya.
Korban diseutkan bernama Saini, warga Jalan Keluarga, Desa Parebok, Kecamatan Teluk Sampit.
Para korban berkendara saat kondisi gelap, menjelang pagi. Sesampainya di TKP, ada sebuah truk sedang terparkir di tepi jalan sehingga langsung menabrak truk parkir tersebut. Diduga pikap melaju dengan kecepatan tinggi.
Dalam mobil Inova yang terlibat kecelakaan itu, yakni dua anggota Panwaslu Lamandau Mulkiya dan Emiliyana, serta Sekretaris Panwaslu Peternus.
Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan pasangan suami istri terjadi di PT Bakung Mas dan melibatkan truk perusahaan.
Dua pejalan kaki menderita luka berat dan satu pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah diterjang truk dam di Jalan Jendral Sudirman KM 42, Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (4/1/2018) malam.
BORNEONEWS, Palangka Raya- Setelah memeriksa saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyebab tabrakan antara Supra X 125 bernomor polisi KH 2623 BO dan RX King bernomor polisi KH…
BORNEONEWS, Palangka Raya - Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Jika sebelumnya antara mobil versus truk dan semua hanya mengalami luka ringan, kali ini antara motor Supra X 125 KH 2623…
BORNEONEWS, Sampit - Nenek berusia 80 tahun, Mira'ie, yang nahas tertabrak mobil saat melintas di jalan raya akhirnya tewas saat menuju perjalanan ke Puskesmas Jaya Karya, Samuda. Korban mengalami…