Kerajinan Purun Desa Pematang Panjang, Warisan Budaya yang Terus Berkembang
Pengolahan kerajinan tangan berbahan dasar purun terus berkembang secara turun-temurun di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur.
Tag
Pengolahan kerajinan tangan berbahan dasar purun terus berkembang secara turun-temurun di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur.
Desa Pematang Panjang?Kecamatan Seruyan Hilir Timur?Kabupaten Seruyan selama ini dikenal sebagai pusat?perajio?berbagai produk olahan berbahao?purun.
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Sri Umi Daryatun telah melaksanakan reses ke Daerah pemilihan (Dapil) 4 Kapuas untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Sedotan yang ramah lingkungan yakni sedotan yang terbuat dari Purun,?asal Desa Pangkalan Durin, Desa Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ternyata diminati sampai luar negeri.
Bupati Seruyan?Yulhaidir mengharapkan kerajinan purun yang banyak di kembangkan warga Desa Pematang Panjang, Kabupaten Seruyan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan selama ini dikenal sebagai pusat perajin berbagai produk olahan berbahan purun.
Menurutnya kerajinan yang berbahan dasar dari purun ini memiliki motif yang khas tentunya bisa menjadi daya tarik sendiri untuk dijual baik itu di daerah hingga ke tingkat nasional
Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Kapuas kembali menyambangi mitranya, yakni sebuah tempat kerajinan Rumah Purun Dzakira di Perumnas Pulau Telo, Jalan Nuri II, Kecamatan Selat.
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Sri Umi Daryatun mengharapkan olahan kerajinan tangan dari bahan purun, maupun lainnya di daerah setempat dapat terus dikembangkan.
Bahan purun yang masih basah, tidak serta merta langsung bisa diolah menjadi tikar atau kerajinan lain, tapi harus terlebih dulu dikeringkan selama beberapa hari, setelah benar benar kering