Pemko Palangka Raya Perjuangkan Kesejahteraan Guru
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan pemerintah daerah akan terus memperjuangkan kesejahteraan guru di ibu kota provinsi Kalimantan Tengah ini.
Tag
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan pemerintah daerah akan terus memperjuangkan kesejahteraan guru di ibu kota provinsi Kalimantan Tengah ini.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng?Siti Nafsiah mengatakan sebagai ujung tombak untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, kesejahteraan para guru khususnya di provensi ini?perlu diperhatikan oleh pemerintah baik provinsi, kabupaten dan kota.
Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno mendorong agar pemda baik provinsi, kabupaten dan kota dapat senantiasa memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru yang ada di Kalteng terutama yang bertugas di wilayah terpencil.
Dalam momentum Hari Guru Tahun 2022, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalteng, H Abdul Razak, mendorong Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan untuk dapat memperhatikan kesejahteraan guru, terutama yang menjalankan tugas di pelosok.
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh meminta kepada pemerintah supaya memperhatikan kesejahteraan guru khususnya di Kalteng, terutama guru yang berstatus honorer dengan masa pengabdian cukup lama.
Anggota DPRD Kalteng, Sudarsono meminta kepada pemerintah supaya lebih memperhatikan kesejahteraan guru, terutama yang berstatus tenaga kontrak maupun honorer.
Anggota DPRD Kalteng, Heri Santoso mendorong pemerintah supaya bisa neningkatkan kesejahteraan guru di wilayah terpencil atau pedesaan.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan komitmennya untuk tetap memperhatikan kesejahteraan guru.
Peningkatan kesejahteraan guru honorer perlu ditingkatkan terutama bagi mereka?di desa, karena selama ini begitu jarang ada yang mau mengajar di wilayah pelosok
Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Mukarramah mendorong agar pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru honorer.
Fairid mengaku perlu memperjuangkan sejumlah perubahan regulasi yang selama ini dinilai kurang menguntungkan bagi tenaga pengajar
Pihak Pemkab Kotim mengakui bahwa kesejahteraan guru di daerah ini belum layak. Sehingga sangat membutuhkan perhatian, terutama bagi ara guru honor sekolah yang masih banyak tersebar baik di perkotaan apalagi di pedesaan.
Ketua Komisi III DPRD Seruyan Muhtadin mendorong pemkab agar tingkat kesejahteraan tenaga pendidik di Kabupaten Seruyan dari tahun ke tahun semakin meningkat.