Aruh Kuin Ma'aturi Dahar upaya Merawat Ingatan Kesultanan Banjar di Tengah Perubahan Zaman
Aruh tersebut digelar bertepatan dengan 9 Rabiul Awal 1448 Hijriah dan menjadi bagian dari kegiatan yang berlangsung di lingkungan keluarga serta kerabat sekitar makam. Tidak ada kemeriahan dalam skala besar. Justru keterbatasan undangan menjadi ciri acara ini. Kerabat zuriat, warga sekitar makam, sejarawan, budayawan dan komunitas pencinta pusaka hadir dalam suasana yang lebih menyerupai pertemuan keluarga besar daripada pertunjukan kebudayaan.



