Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Barito Timur Meningkat Jadi 43
Kasus pasien positif covid-19 yang meninggal di Kabupaten Barito Timur meningkat menjadi 43 orang, Senin, 6 September 2021.
Tag
Kasus pasien positif covid-19 yang meninggal di Kabupaten Barito Timur meningkat menjadi 43 orang, Senin, 6 September 2021.
Dua warga Kabupaten Katingan meninggal dunia. Itu berdasarkan update data terbaru terkait Covid-19 di kabupaten setempat pada Kamis, 12 Agustus 2021. Selain itu, juga tercatat 16 terkonfirmasi dan 12 pasien sembuh.
Dalam dua hari terakhir Selasa, 10 Agustus 2021 dan Rabu, 11 Agustus 2021, jumlah warga Kabupaten Katingan dilaporkan meninggal dunia karena Covid-19 tercatat ada tiga orang.
Pasien positif covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Barito Timur bertambah 3 orang, sehingga total menjadi 32 kasus.
Data Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukan, Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat menjadi wilayah dengan korban meninggal tertinggi pada Kamis, 5 Agustus 2021.
Data Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat, 12 warga Palangka Raya meninggal terpapar Covid-19 pada Senin, 2 Agustus 2021.
Data Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukan terjadi penambahan korban meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 32 orang pada Sabtu, 31 Juli 2021.
Data Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukan angka meninggal cukup tinggi di Kota Palangka Raya akibat Covid-19 pada Rabu, 28 Juli 2021.
Covid-19 masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Bahkan, update terbaru di?Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ada penambahan 3 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.
Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan, ada 5 orang meninggal dunia akibat Covid-19 pada Selasa 8 Juni 2021.?
Kementerian Sosial menyiapkan santunan untuk korban bencana termasuk berkaitan dengan Covid-19. Nilai santunan yakni sebesar Rp 15 juta. Ini disampaikan Sekretaris Dinas Sosial Kalteng Budi Santoso, Kamis, 25 Juni 2020.