670 Personel Gabungan Diterjunkan untuk Operasi Ketupat Telabang 2018 di Kotawaringin Timur
Personel pendukung yang dilibatkan yakni TNI, Dishub, Dinas Damkar, Basarnas, Satpol PP, Bandara, Senkom, Batamad, Rapi, PMI dan Pramuka.
Tag
Personel pendukung yang dilibatkan yakni TNI, Dishub, Dinas Damkar, Basarnas, Satpol PP, Bandara, Senkom, Batamad, Rapi, PMI dan Pramuka.
Masyarakat yang akan mudik menggunakan kendaraan pribadi, terutama yang jarak tempuh perjalanan cukup jauh, diimbau terlebih dahulu mengecek kondisi kendaraan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah (Kalteng) memperbaiki sejumlah jalan nasional dan provinsi menghadapi arus mudik lebaran 2018.
Sampai H-10 terminal penumpang di Pelabuhan Panglima Utar tidak ada penumpukan penumpang hingga di luar pelabuhan
Jalur angkutan darat sangat diperlukan untuk arus mudik maupun arus balik lebaran ini. Dengan penertiban itu, diharapkan bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik.
PT DLU, di arus mudik tahun ini menyiapkan tujuh keberangkatan atau call. Dan itu sudah tambahan yang disiapkan khusus arus mudik sejak H-15 lebaran.
Arus mudik paling tinggi diprediksi terjadi di Pelabuhan Sampit. Apalagi, itu sudah menjadi langganan setiap tahunnya, karena banyak pemudik yang memilih pulang kampung dengan kapal laut.
Adapun masa berlakunya layanan di seluruh fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di luar daerah tersebut berlaku saat libur lebaran ini. Yakni sejak H-8 hingga H+8, atau tepatnya dari tanggal (7/6/2018) hingga (23/6/2018).
"Kalau masih ada yang kami temukan mengangkut penumpang menggunakan bak terbuka, maka akan kami beri teguran hingga penindakan berupa tilang," tegas Kasat Lantas.
Untuk saat ini jumlah pemudik yang menggunakan angkutan laut masih belum mengalami peningkatan signifikan.
Berbagai persiapan sudah dilakukan jajaran Polres Kotim menyambut arus mudik ke luar Pulau Kalimantan. Lonjakan penumpang terutama di Pelabuhan Sampit yang selalu terjadi saat mudik lebaran sudah terlebih dahulu di antisipasi oleh Polres Kotim.
Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Wakapolres Kotim Kompol Dhovan Oktavianton mengimbau agar pemudik berhati-hati dalam berkendara.
Bagi masyarakat baik dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) maupun luar daerah, yang ingin mudik harus memperhatikan sejumlah jalur daerah ini. Dan ini merupakan sejumlah jalan rawan kecelakaan di kabupaten tersebut.
Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kabag Ops Polres Kotim AKP Boni Ariefianto mengimbau pemudik yang akan memanfaatkan jalur pelabuhan agar tertib dan selalu waspada dari segala risiko kejahatan saat berada di pelabuhan dan di dalam kapal.
Arus mudik di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai ramai. Hari ini, Senin (4/6/2018), sebanyak 1.306 penumpang KM Kelimutu berangkat tujuan Semarang.
Untuk kehilangan KTP maupun tiket, setidaknya harus ada bukti foto kopi yang ditunjukan kepada petugas sebelum diterbitkannya surat kehilangan itu.
Rumah warga yang ditinggal mudik Lebaran sering kali jadi sasaran pencurian.
Bupati Kotim sudah mengingatkan dinas teknis itu untuk segera menangani jalur arus mudik. Sehingga jangan ada alasan dinas tidak melakukannya.
Tiga jalur masuk dan keluar dari Kabupaten Kotawaringin Timur, sudah masuk jangkauan kamera CCTV.
Aktivitas arus mudik yang terpantau baik itu melalui jalur darat, udara maupun laut. Bahkan aktivitas pemantauan itu mulai diakses pada Senin (4/6/2018) mendatang.