NTP Gabungan Kalteng Naik 0,59 Persen pada Januari 2025
Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani atau NTP gabungan di wilayah ini mengalami peningkatan pada Januari 2025.
Tag
Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani atau NTP gabungan di wilayah ini mengalami peningkatan pada Januari 2025.
Berdasarkan pemantauan harga-harga di daerah perdesaan, Nilai Tukar Petani atau NTP gabungan di Kalimantan Tengah pada September 2024 mencapai 125,38.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan Kalteng pada April 2023 lalu naik sebesar 1,21 persen dibanding Maret 2023 dari 121,83 menjadi 123,30.
Sementara subsektor lainnya mengalami kenaikan diantaranya yaitu seperti subsektor hortikultura naik 6,37 persen dan peternakan 2,37 persen.
Subsektor yang mendorong kenaikan NTP di antaranya tanaman perkebunan rakyat 2,71 persen, peternakan 0,50 persen dan tanaman pangan 0,11 persen.
Peningkatan NTP gabungan karena didorong oleh kenaikan nilai tukar di beberapa subsektor, yaitu subsektor hortikultura 9,56 persen, tanaman perkebunan rakyat 2,69 persen dan subsektor tanaman pangan 1,22 persen
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro menerangkan kenaikan ini karena didorong oleh naiknya nilai tukar subsektor tanaman perkebunan rakyat yaitu sebesar 2,26 persen, peternakan 0,68 persen dan hortikultura 0,24 persen