Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Seruyan
Anggota DPRD Kabupaten Seruyan Bejo Rianto berharap program pembangunan yang dilaksanakan pemkab setempat benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tag
Anggota DPRD Kabupaten Seruyan Bejo Rianto berharap program pembangunan yang dilaksanakan pemkab setempat benar-benar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya untuk membantu pembangunan jalan sepanjang 73 kilometer yang menghubungkan satu desa ke desa lainnya.
Sejak setahun belakangan ini Pemkab Kobar memberikan perhatian serius terhadap pembangunan di Kecamatan Arut Utara.
Arah kebijakan pembangunan Pemerintah Kabupaten Barito Utara memprioritaskan lima bidang.
Visi Kabupaten Barito Utara ialah terwujudnya percepatan pembangunan di berbagai bidang serta peningkatan ekonomi masyarakat secara berkeadilan menuju daerah yang lestari dan sejahtera.
Proses pembangunan daerah pada hakekatnya merupakan bagian integral yang tidak terpisahkan dari implementasi pembangunan nasional dan provinsi.
Masyarakat jangan hanya jadi objek dari pembangunan tapi juga harus dilibatkan sebagai subjek atau pelaku. Sehingga, memiliki kesempatan lapangan kerja dari proyek pemerintah.
Salah satunya dilihat dari pengelolaan keuangan daerah, dengan raihan 6 kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keungan (BPK) RI.
Perkembangan APBD Sukamara dinilai sehat, karena belanja yang digunakan untuk masyarakat lebih besar dibandingkan gaji PNS.
Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan faktor penting untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi di Sukamara.
Data tersebut bisa terus dipakai, dan akan terus diperbaharui setiap tahunnya. Sehingga yang dipublikasikan merupakan data terbaru.
Dengan adanya sinergitas tersebut, selain mewujudkan data yang berkualitas, juga mampu mengembangkan kondisi yang sesungguhnya, serta efektifitas.
Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Parimus menilai pembangunan di daerah ini masih belum merata sehingga perlu campur tangan Pemerintah Pusat.
Tiga indikator ini ialah pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
Bila berbicara keberhasilan pemerintahan dalam hal membangun daerah, maka indikator pembangunan haruslah saling keterkaitan.
Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memang baru saja genap berusia 53 tahun, sementara Kota Palangka Raya sendiri telah berusia 61 tahun.
Pembangunan infrastuktur yang meliputi peningkatan jalan dalam kota, pembukaan atau peningkatan jalan tembus antar kecamatan maupun desa, hingga jembatan penghubung dinilai sudah berjalan dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat didorong memiliki pelabuhan yang dikelola sendiri melalui Badan Usaha Milik Daerah.
Ketika ada urusan politik masuk ke ranah pembangunan kadang mengganggu proses pembangunan yang ada. Contohnya masalah anggaran.
Tim ini hadir dalam rangka melihat potensi di Kabupaten Kobar, kemudian mencari potensi apa saja yang dianggap layak untuk dibawa dan diusulkan ke tingkat nasional untuk dikembangkan.