Wiranto Ditusuk Pakai Belati Oleh Pelaku Pria
Ke 2 pelaku menggunakan senjata berbeda saat menyerang Wiranto
Tag
Ke 2 pelaku menggunakan senjata berbeda saat menyerang Wiranto
Setelah mendapatkan perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Muhammad Raja (35), korban penusukan oleh orang tidak dikenal di Jalan Arut menuju Mendawai dinyatakan tewas oleh pihak rumah sakit akibat luka tusuk yang dideritanya.
Sebelum kejadian korban ingin keluar membeli rokok. Namun saat melintasi jalan tersebut dirinya melihat ada gerombolan orang di sekitar situ
Seorang tukang bangunan bernama Muhammad Raja, 35, ditusuk orang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi, Senin, 16 September 2019 malam.
RB, karyawan proyek bangunan PT Sari Bumi berdalih menusuk rekannya, Slamet, karena tidak mengerti dengan bahasa korban setiap berkumpul.
Polsek Selat menangkap terduga pelaku penusukan berinisial Y. Adapun penusukan terjadi terhadap korban Suriadi (36), di halaman GPU Manggatang Tarung Kuala Kapuas, pada 25 Juli 2019 lalu.
Nasib nahas dialami Suriadi (36) warga Jalan Anggrek, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat. Ia jadi korban penusukan saat berada di area halaman GPU Manggatang Tarung Jalan Garuda Kuala Kapuas pada Kamis malam, 25 Juli 2019.
Hingga kini Polsek Murung masih malakukan tahap pencarian terhadap pelaku dengan mengumpulkan keterangan saksi
Alasan korban menolak ajakan tersebut karena dirinya merasa tidak kenal dengan pelaku. Namun penolakannya tersebut malah membuat pelaku naik pitam
Polisi menunggu waktu saja untuk melakukan penangkapan pelaku penusukan.
Santunan itu selain diberikan keluarga tersangka juga ada bantuan dari Kejaksaan Negeri Kotim. Hingga akhirnya, kasus itu tidak sampai berposes ke meja hijau.
"Saya dicekik lalu sering diminta uang. Makanya saya tusuk dengan pisau," kata tersangka sebelum diversi.
Juru parkir Pasar Semi Modern Temanggoeng Djaja Karti (TDK) Ta Adi Surianur (41) Warga Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur mendapat sejumlah luka tusakan oleh orang tak dikenal, Rabu (19/9) sekitar pukul 11.30 WIB siang.
Kejadian ini berawal saat korban sedang antre untuk mengisi BBM di SPBU
Sebab pascakejadian, pelaku langsung meninggalkan korban dalam kondisi terluka. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sapan 17, Palangka Raya.
Insiden tersebut terjadi di Jalan Sapan 17, sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, peristiwa penganiayaan itu baru dilaporkan ke aparat kepolisian malam harinya.
Sampai saat ini pihak kelurahan belum tahu apakah SKT yang dimiliki Nordin palsu atau tidak
Sementara itu korban belum bisa dimintai keterangan, karena masih dirawat di rumah sakit
Tersangka menusuk sepupunya menggunakan gunting. Sebelum penganiayaan terjadi, sempat terjadi cekcok antara tersangka dan korban.